
PEKANBARU – Pelantikan 236 pejabat eselon III dan IV oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga mencapai pertumbuhan dua digit.
Optimisme tersebut disampaikan Ketua Panitia Khusus (Pansus) Optimalisasi Pendapatan Daerah (OPD) DPRD Riau, Abdullah. Menurutnya, penempatan pejabat baru membawa harapan besar bagi peningkatan kinerja birokrasi, terutama pada OPD yang berkontribusi langsung terhadap pendapatan daerah.
"Struktur baru ini tentu memberikan harapan besar. Kita optimistis dengan penempatan pejabat yang baru dapat mendorong peningkatan PAD hingga mencapai dua digit," ujarnya kepada GoRiau.com, Sabtu (30/5/2026).
Ia menjelaskan, terdapat sekitar 28 OPD yang memiliki keterkaitan langsung dengan penerimaan daerah. Di antaranya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), sektor perizinan, pengelolaan aset daerah, hingga berbagai sektor retribusi yang selama ini menjadi sumber pemasukan bagi daerah.
Menurut politisi PKS tersebut, peningkatan PAD tidak dapat dibebankan hanya kepada satu instansi. Diperlukan sinergi dan kolaborasi seluruh OPD yang memiliki peran strategis dalam menggali potensi pendapatan daerah yang selama ini belum tergarap secara optimal.
Selain itu, pengelolaan aset daerah juga dinilai perlu mendapat perhatian serius agar mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap kas daerah. Begitu pula dengan sektor perizinan dan retribusi yang masih memiliki ruang cukup besar untuk dioptimalkan.
Meski demikian, anggota Komisi III DPRD Riau itu menegaskan bahwa keberhasilan mencapai target PAD sangat bergantung pada kinerja para pejabat yang baru dilantik. Karena itu, diperlukan pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan terhadap pelaksanaan tugas masing-masing pejabat.
"Kita berharap pejabat yang diberikan amanah ini dapat bekerja maksimal, bekerja keras, dan membangun kolaborasi yang baik antar-OPD sehingga target-target pembangunan dan peningkatan PAD dapat tercapai," katanya.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap pejabat yang baru ditempatkan menjadi aspek penting untuk memastikan program kerja yang telah direncanakan berjalan efektif. Dengan pengawasan yang baik, setiap OPD diharapkan mampu menunjukkan kinerja yang terukur dan memberikan hasil optimal bagi peningkatan pendapatan daerah.
"Pansus tentu akan terus melakukan pengawasan terhadap upaya-upaya optimalisasi PAD. Kita ingin pejabat yang baru dilantik benar-benar mampu menghadirkan terobosan dan inovasi sehingga target peningkatan pendapatan daerah dapat terealisasi," pungkasnya. ***