
TELUKKUANTAN - Sebagian besar siswa di Kuantan Singingi (Kuansing), Riau pada Rabu (11/1/2017) harus pulang lebih awal. Bahkan, mereka hanya datang ke sekolah untuk mengisi absen lalu pulang.
Sebab, para guru yang seharusnya mengajar, harus turun ke jalan memperjuangkan hak-haknya."Kami hanya isi absen, lalu diberi tugas oleg guru dan pulang," ujar seorang siswa di Pangean yang enggan disebutkan namanya.
Beda lagi dengan sekolah yang ada di Telukkuantan. Kendati tidak semua guru yang ikut demonstrasi, tapi kegiatan belajar mengajar tidak efektif.
"Kami hanya main-main saja di sekolah, memang ada sebagian guru. Tapi, kami tidak belajar," ujar seorang siswa kelas III sebuah SMP di Telukkuantan.
Sementara itu, seorang guru menyatakan pihak sekolah terpaksa memulangkan siswa lebih awal. Sebab, semua guru ikut unjuk rasa di Telukkuantan.
"Guru kontrak tak ada, jadi siapa yang akan menjaga siswa. Nanti berkelahi anak-anak, kan kita juga yang susah. Tapi, siswa tetap diberi tugas," ujarnya.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pendidikan Kuansing, Jupirman, SPd menyatakan setiap sekolah sudah dianjurkan untuk tidak memulangkan siswa. Apalagi sampai meliburkan siswa.
"Kita sudah minta, supaya sekolah tetap berjalan seperti biasa. Kita juga tak bisa melarang guru untuk unjuk rasa, sebab itu hak setiap warga negara," ujar Jupirman. *** #KUANSING