PEKANBARU - Keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh Pengurus Kabupaten (Pengkab) National Paralympic Committe (NPC) oleh sejumlah kabupaten/kota di Riau membuat sejumlah atlet batal mengikuti Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Riau II 2017.

Seperti halnya kontingen NPC Kabupaten Siak yang terpaksa tidak menurunkan atletnya dari cabang olahraga (cabor) judo karena keterbatasan anggaran. Seharusnya, kontingen NPC Siak akan menemani kontingen NPC Kota Pekanbaru pada cabor judo.Hal itu dikatakan Koordinator Peparprov Riau dari cabor judo, Suprianto kepada GoRiau.com saat ditemui di Sekretariat Pengprov NPC Riau, Jalan Pinang Merah, Kota Pekanbaru, Selasa (12/12/2017) siang.Suprianto menjelaskan, ketidak hadiran atlet judo NPC Siak membuat pertandingan judo Peparprov Riau II 2017 hanya diikuti oleh atlet judo NPC Kota Pekanbaru saja yang turun di kelas 50 kilogram dan 56 kilogram tuna netra."Sedangkan di kelas 90 kilogram, atlet judo NPC Kota Pekanbaru bertanding melawan atlet dari ekspedisi umum dan pertandinganya digelar Senin (11/12/2017) tadi malam di Sekretariat Pengprov NPC Riau," jelasnya."Semula, pertandingan judo kita rencanakan di Hall UIR. Namun, karena atlet yang bertanding pada cabor judo hanya sedikit, pertandingan digelar di GOR NPC Riau," tambahnya.Masih kata Suprianto, hasil pertandingan judo ini nantinya atlet berprestasi akan mengikuti pelatihan nasional (pelatnas) untuk Asian Para Games 2018 mendatang. "Untuk atlet akan mengikuti pelatnas tanggal 17 Desember 2017 mendatang," sebutnya.

"Harapan kita kepada para atlet NPC Pekanbaru cabor judo bisa berprestasi di internasional. Karena kemarin waktu latihan sebentar saja sudah bisa mendapatkan medali emas," pungkasnya.***