DURI, GORIAU.COM - Pembangunan infrastruktur terus dilakukan Pemkab Bengkalis, namun sayangnya, Jalan Pipa Air Bersih yang mulus usai dihotmix kini banyak berlubang akibat dilalui truk dan alat berat PT Wasco.

PT Wasco merupakan rekan Pemkab Bengkalis yang mengerjakan jalan Lingkar Barat di kecamatan Mandau, kabupaten Bengkalis, Riau.

Dari pantauan GoRiau.com, Selasa (14/7/2015) jalan penghubung antara desa Balai Makan dengan Simpang Lima, desa Petani, kondisinya banyak yang berlubang dan hancur. Hal ini tentunya sangat memprihatinkan, dimana pembangunan infrastruktur terus diupayakan, akan tetapi dihancurkan lagi.

"Rekanan harus bertanggungjawab memperbaiki kerusakan jalan tersebut,  jangan ditunggu sampai proyek multi years selesai, kasihan masyarakat," ujar mantan anggota DPRD Bengkalis Revolaysa.

Ia sangat menyayangkan dengan kondisi jalan Pipa Air Bersih saat ini, akibat proyek jalan Lingkar Barat. Ditambah PT Wasco buat kantor dan pengolahan material di jalan Pipa Air Bersih yang pastinya makin memperparah kondisi jalan tersebut.

"Dinas PU juga harus bertanggungjawab dalam pengawasannya, jalan makin rusak, bukan makin bagus. Janji memperbaiki setelah proyek selesai itu entah kapan dilaksanakan. Kalau dananya berasal dari APBD sama saja bohong,  berarti tak ada tanggung jawab dari rekanan," pungkasnya.

Sebelum ada proyek jalan Lingkar Barat tersebut, jalan Pipa Air Bersih sangat nyaman dilewati kendaraan dan jalannya mulus dengan kondisi dihotmix, ungkap Revolaysa.

"Sayang sekali harus rusak lagi, buang-buang uang rakyat. Mestinya ada perencanaan yang matang dalam setiap pembangunan yang dilakukan," imbuhnya.

Puluhan lubang berjejer mulai dari Simpang Satlantas Polres Bengkalis sampai ke Kantor Disnakertrans dan ditambah lagi ke arah terminal AKAP. Saking banyaknya lubang ketika turun hujan lubang itu bersatu menyerupai kolam.(ric)