
SENTAJO RAYA, GORIAU.COM - Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuansing Wim Jefrizal mengingatkan, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah dan BNNK saja, melainkan diperlukan partisipasi semua pihak, termasuk pelajar, orangtua, guru, para pemuda dan elemen masyarakat lainnya.
Hal itu dikatakan Wim Jefrizal dalam sambutannya pada deseminasi informasi melalui penyuluhan dan sosialisasi di kalangan pelajar dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalagunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), yang diikuti 50 siswa dan siswi MTs, di aula MTs Negeri Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya, Kuansing, Senin (10/3/2014).Dikatakan Wim, sosialisasi deseminasi dan P4GN kepada masyarakat, terutama pelajar sebagai generasi muda harus dilakukan agar mereka menyadari bahaya penyalagunaan narkoba. Pada kesempatan tersebut, BNNK Kuansing juga mengenalkan kepada pelajar jenis-jenis narkoba dan ciri-ciri orang yang mengonsumsi narkoba.“Mengantisipasi, memerangi dan memberantas penyalahgunaan narkoba, sangat memerlukan kerja sama yang solid antara pelajar, majelis guru dan masyarakat dengan pihak yang berwajib,” ujar Kepala BNNK itu.Kerja sama tersebut ujarnya, bisa dilakukan dengan memberikan informasi-informasi tentang penyalahgunaan narkoba kepada pihak yang berwajib, supaya peredaran narkoba ditengah masyarakat dapat dicegah sedini mungkin. "Kegiatan yang dilakukan ini tujuannya untuk memberi pengetahuan tentang bahaya narkoba. Informasi yang didapat ini juga harus disampaikan pelajar ke teman-temannya agar muncul peningkatan kualitas pemahaman dan perubahan sikap prilaku di kalangan pelajar. Selain itu sampaikan juga di lingkungan keluarga masing-masing pelajar," harap Wim.Sementara Kepala MTsN Sentajo Dra Hj Ermislianti menyambut baik diadakannya kegiatan ini, karena akan meningkatkan pemahaman pelajar tentang bahaya narkoba dan jenis narkoba. “Banyaknya jenis baru narkoba, termasuk peredaran narkoba semakin memprihatinkan, sehingga pelajar sangat rawan didekati pengedar narkoba,” katanya.Kepada para siswa-siswi, ia mengharapkan agar materi P4GN bisa dipahami dengan baik. Ermis juga menyarankan kepada BNNK Kuansing agar kegiatan yang sama terus berlanjut di masa-masa yang akan datang, bahkan kalau bisa juga kepada majelis guru.Nara sumber pada kegiatan itu di antaranya adalah dr H Fahdiansyah, Sp.OG dari RSUD Teluk Kuantan dan Rina Astuti, AMd -- Kep Kasi Pencegahan BNNK Kuansing.hks