PEKANBARU -- Israel tidak pernah berhenti melakukan tindakan melampaui batas, seperti yang pernah dilakukan kaum Tsamud dan kaum Ad.

Yang terbaru, Israel menyerbu umat Islam yang sedang menunaikan shalat Tarawih di Masjid Al Aqsa di Yerusalem pada Ramadhan lalu. Menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah hingga kemarin, Israel membordir Jalur Gaza, sehingga telah menewaskan sedikitnya 130 warga Palestina.

Berbeda dengan kaum Tsamud dan Ad, yang dibinasakan Allah SWT, kaum Yahudi Israel dibiarkan Allah terus-menerus melakukan tindakan melampaui batas. Pertanyaannya, kenapa Allah tidak membinasakan kaum Yahudi Israel seperti yang dilakukan Allah terhadap kaum Tsamud dan Ad? Berikut ini penjelasan Ustaz Abdul Somad (UAS).

Dikutip dari Inews.id, Ustaz Abdul Somad mengungkapkan, dirinya sempat bertanya mengenai Israel kepada ulama. Dia juga mengaku heran kenapa Allah SWT tidak membinasakan Israel.

 ''Israel kenapa tidak dibinasakan sama Allah, kenapa tidak dimatikan Allah? Menangis Syekh Abdul Karim al-Maqdisi menceritakan ini kepada Syekh Abdul Sattar,'' kata Abdul Somad dalam video yang diunggah dalam akun Instagramnya, Sabtu (15/5/2021).

Dalam video tersebut, Abdul Somad menangis menceritakan, kenapa Allah tidak membinasakan Israel. ''Aku sekarang ceritakan itu kepada kalian (jamaah) dengan berlinang air mata. Kenapa (Israel) tidak dibinasakan oleh Allah?'' kata Abdul Somad sambil menangis.

Pendakwah asal Pekanbaru, Riau ini pun mengisahkan, kaum Nabi Nuh, kaum Ad yang dibinasakan oleh Allah. Lalu ada kaum Nabi Saleh, kaum Tsamud, yang juga dihancurkan oleh Allah.

''Kaum Ad mati hancur, kaum Tsamud mati. Kenapa terlaknat ini (Israel) masih hidup?'' kata dia.

Bahkan ketika itu, dia juga sempat bertanya mengenai Israel kepada gurunya di Universitas Al Azhar Mesir bernama Syekh Muhammad Jibril. 

''Saya pernah bertanya ini kepada guru saya di Al Azhar, Syekh Muhammad Jibril, kenapa Allah tidak binasakan Israel? Kenapa Allah tidak binasakan Israel di Palestina?'' tanya Abdul Somad kepada gurunya.

 ''Kalau Allah binasakan Israel, lalu kau masuk surga pakai apa? Allah biarkan mereka hidup supaya kau berjihad di jalan Allah,'' jawab Syekh Muhammad Jibril.

Dalam akhir videonya, Abdul Somad menambahkan, teruslah belajar sampai menjadi doktor hingga profesor. Ilmu hingga hartamu bisa menolong saudaramu.***