JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali memberikan bantuan dana bagi cabang olahraga (cabor) yang menjalani persiapan untuk menghadapi Olimpiade Tokyo 2020. Kini, giliran tiga cabang olahraga yakni tinju, taekwondo dan menembak yang menerimanya.

Anggaran yang dikucurkan itu dialokasikan untuk program pemusatan latihan (pelatnas) hingga uji coba. Untuk cabang menembak disalurkan melalui Pengurus Besar Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (PB Perbakin) senilai Rp 7,9 miliar dari pengajuan awal Rp 9,9 miliar. Kemudian, Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PB TI) yang mengusulkan Rp 3,7 miliar, dapatnya Rp 3,6 miliar. Sedangkan Pengurus Besar Persatuan Tinju Nasional Indonesia (PB Pertina) memperoleh Rp 5,2 miliar dari permohonan semula Rp 7,3 miliar.

Penyerahan bantuan diberikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional (PPON) Kemenpora, Yayan Rubaeni melalui nota kesepahaman atau MoU kepada Ketua Umum PB Pertina, Johni Asadoma, Ketua Umum PB TI, Thamrin Marzuki, dan Ketua Umum PB Perbakin, Letjen TNI Joni Supriyanto.

Menpora Zainudin Amali yang menghadiri acara penandatanganan MoU tersebut, berharap ketiga induk organisasi bisa menjalankan program persiapan bagi atlet-atletnya agar bisa meraih prestasi dan mengharumkan nama bangsa.

"Hari ini, kembali penandatanganan MoU. Sebagaimana sebelumnya, kita lakukan secara transparan dan akuntabel. Juga mereview serta konsultasi dengan berbagai pihak," kata Menpora.

Proses transparansi dan akuntanbel dalam penyerahan bantuan anggaran itu, kata Zainudin Amali, sangat perlu dilakukan. Pasalnya, dia tidak ingin ke depannya terjadi penyimpangan. "Kami transparan dan terbuka. Prosesnya juga harus di-review. Kami tidak mau ada penyimpangan. Harapan pasti tentunya atlet bisa berprestasi," ungkapnya.

Plt. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Chandra Bhakti yang mendampingi Menpora mengatakan, dana bantuan diperuntukkan bagi pelaksanaan Pelatnas Olimpiade sebagai prioritas dan pembinaan jangka panjang dengan mempersiapkan para atlet pelapis dan junior untuk Asian Games, Olimpide, SEA Games mendatang.  

"Selanjutnya diimbau bagi seluruh cabor penerima bantuan agar menggunakan anggaran sesuai dengan MoU. Dan meningkatkan kepatuhan pengelolaan anggaran. Kemenpora siap memberikan layanan pendampingan terkait penggunaan anggaran agar sesuai dengan ketentuan," jelasnya. ***