PASIR PANGARAIAN, GORIAU.COM - Kakan Kemenag Rohul Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA, menyanjung Generasi Muda Islam (Gemuis) Lembaga Dakwah Islamiyah Indonesia (LDII) Rohul yang mempelajari secara khusus kitab hadits yang terkenal ''Sunan Ibn Majah'' selama 10 hari dari tanggal 24/1/2014 sampai dengan 2/2/2014, bertempat di Masjid Baitul Atieq, Kota Ujungbatu.
Kegiatan itu, diikuti sebanyak 80 orang, terdiri dari Gemais LDII Rohul, unsur muballigh, ustazh, guru agama, guru madrasah, pengurus masjid, Imam masjid, guru MDTA, tokoh pemuda, pengurus LDII Tingkat Kabupaten dan tingkat Kecamatan se Rohul.
Ahmad Supardi Hasibuan menyatakan, salah satu kelemahan para tokoh agama sekarang adalah rendahnya penguasaan atas kitab-kitab lama padahal itu menjadi rujukan utama umat Islam, seperti kitab hadits Sunan Ibn Majah. Kitab ini sumber utama ajaran agama Islam, khususnya hadits-hadits Rasulullah SAW.
Dikatakannya, kitab hadits seperti Sunan Ibn Majah, Sohih Bukhari, Sohih Muslim, Sunan Tirmizi, Sunan Abu Daud, Sunan An-Nasa'i, Al-Muwaththa' adalah kitab-kitab hadits utama yang menjadi rujukan utama dalam agama Islam. Sayangnya kitab-kitab ini banyak ditinggalkan oleh umat Islam.
Menurutnya, pihak Kemenag Rohul berterima kasih kepada LDII Rohul, yang telah mempelopori pengkajian kitab-kitab hadits terkenal ini, sehingga isinya dapat dipahami oleh umat Islam, khbususnya para tokoh-tokoh agamanya. Pihaknya berharap agar kegiatan semacam ini dapat dicontoh umat Islam dan oramas islam lainnya.
Terkait dengan adanya tuduhan ormas LDII adalah aliran sesat, Ahmad Supardi menyatakan, sudah menjadi tugas pengurus dan anggota LDII membuktikan dan menunjukkan pada masyarakat mereka bukanlah aliran sesat, sebab kitab rujukan mereka sama dengan kitab rujukan umat Islam lainnya.
Kakan Kemenag Rohul ini juga menyatakan pihaknya telah menerbitkan rekomendasi LDII Rohul, ormas Islam hidup dan berkembang di Rohul. Ini menunjukkan Kemanag Rohul telah mengakui secara yuridis formal tentang keberadaan ormas LDII ini. (srt)