PEKANBARU – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, menyampaikan rasa duka cita mendalam menyusul wafatnya seorang calon jemaah haji asal Kota Pekanbaru, Mery Aganmar (54), Kamis (21/5/2026). Jemaah tersebut berpulang usai menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Awal Bros Botania Batam karena terkendala izin kelayakan terbang.

Perempuan yang tergabung dalam rombongan Kloter BTH 03 tersebut sedianya dijadwalkan bertolak ke Tanah Suci bulan lalu. Namun, riwayat penyakit penyerta dan diagnosis anemia berat memaksanya harus dirawat intensif sehingga batal berangkat bersama rombongannya.

"Saya atas nama pribadi dan instansi menyampaikan duka cita mendalam. Semoga almarhumah mendapatkan tempat yang diridhai Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini," ucap Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon.

Otoritas terkait memastikan pemantauan kesehatan dan penanganan medis sudah diberikan secara penuh selama masa perawatan di fasilitas kesehatan tersebut.

"Almarhumah merupakan jemaah yang tergabung dalam Kloter BTH 03. Sesuai jadwal, jemaah masuk Asrama Haji 23 April 2026 dan direncanakan berangkat menuju Madinah 24 April 2026," jelasnya. ***