SELATPANJANG - Fenomena cuaca ekstrem El Nino Godzilla yang memicu kemarau panjang menjadi ancaman nyata bagi Kabupaten Kepulauan Meranti. Merespons kondisi tersebut, Wakil Bupati Kepulauan Meranti Muzamil Baharudin menginstruksikan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya untuk siaga dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Instruksi tegas ini disampaikan Muzamil saat memimpin apel gabungan jajaran pegawai Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) di halaman Kantor BPKAD, Selasa (1/9/2026).

Larangan Bakar Sampah Sembarangan

Menurut Muzamil, para abdi negara harus menjadi contoh terdepan bagi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Ia melarang keras kebiasaan membakar sampah rumah tangga maupun sisa dedaunan kering di lingkungan kantor dan permukiman.

"Jangan membakar sampah sembarangan. Kondisi kemarau seperti sekarang membuat potensi kebakaran semakin besar. Kita semua harus ikut menjaga Meranti agar tetap aman," tegas Muzamil.

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

Selain isu lingkungan, kenyamanan ruang kerja juga menjadi sorotan. Muzamil menilai, kantor pemerintahan harus mencerminkan suasana yang tertib dan bersih guna mendukung efektivitas kerja pegawai.

Kedisiplinan dan tanggung jawab aparatur, tambahnya, merupakan pilar utama untuk memastikan roda pemerintahan berjalan optimal.

"Jaga kebersihan kantor. Lingkungan kerja yang bersih dan nyaman akan mendukung semangat serta kualitas kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," urainya.

Apresiasi Pembenahan Birokrasi

Pada kesempatan yang sama, ia turut memuji kinerja perangkat daerah yang terus melakukan pembenahan internal. Proses transformasi birokrasi ini dinilai sejalan dengan visi tata kelola pemerintahan yang diusungnya bersama Bupati Kepulauan Meranti Asmar.

"Saya bersama Pak Bupati, mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh seluruh perangkat daerah. Ada banyak hal yang sudah dibenahi. Ini tentu tidak bisa dilakukan oleh pimpinan saja, tetapi membutuhkan kerja bersama seluruh jajaran," ungkapnya.

Soliditas dan kedisiplinan aparatur diharapkan terus terjaga demi mewujudkan visi Meranti yang unggul, agamis, dan sejahtera. ***