
PEKANBARU - Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Riau mencatat trend konsumsi ikan Provinsi Riau pada tahun 2016 mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu. Sayangnya, trend gemar makan ikan ini belum terlihat pada rata-rata masyarakat di Kota Pekanbaru.
"Masyarakat kita di Riau terutama yang tinggal di wilayah pesisir daya konsumsinya terhadap ikan sangat tinggi. Paling kecil daya konsumsinya itu di Pekanbaru. Mungkin karena varian makanan lebih banyak," ungkap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, Tien Mastina kepada GoRiau.com, Sabtu (30/7/2016) di Pekanbaru.
Ia pun mengatakan, Riau telah melebihi 40 kg/kap/tahun atau angka rata-rata nasional yang ditetapkan untuk mengetahui tingkat konsumsi masyarakat Indonesia terhadap komoditas ikan yang dikonversi dalam satuan kg/kap/tahun di daerahnya.
"Rata-rata komsumsi ikan kita sebesar 41 kilogram/perkapita/pertahun bahkan mengarah ke 42 kg/kap/tahun diatas rata-rata nasional sebesar 40 kg/kap/tahun," jelasnya.
Dengan demikian, ia pun tak begitu risau untuk menggalakkan gemar makan ikan untuk menekan tingkat konsumsi daging di Riau.
"Sektor perikanan kita mampu memenuhi tingkat konsumsi ikan di Riau. Setidaknya ini mampu membantu menenkan konsumsi daging yang harganya sewaktu-waktu melambung tinggi," tutupnya. ***