
PEKANBARU, GORIAU.COM - Kebijakan untuk menaikkan kelas pertandingan pada Gaya Greco sangat merugikan Tim Gulat Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Dispora Riau pada Kejurnas Gulat antar PPLP yang berlangsung di Bengkulu, Jumat (25/10/2013).
Kebijakan tersebut ternyata sudah disampaikan pihak Panitia Pelaksana ke seluruh daerah peserta kejurnas, tak terkecuali Dispora Riau. Namun berdasarkan keterangan dari Pelatih Gulat PPLP Riau, Yudha Septia Nugraha kepada GoRiau.com, dirinya baru diberitahu jelang pertandingan.
"Ketika saya konfirmasi ke pihak Dispora Riau, ternyata surat tersebut baru sampai pada Senin (21/10/2013) sore, dan tim bertolak ke Bengkulu pada Selasa (22/10/2013) pagi. Jadi mau tidak mau atlet yang ada terpaksa kita naikkan kelasnya," kata Yudha.
Inilah yang dialami pegulat andalan Riau atas nama Yogi Ismemed kelas 50 kg, dirinya harus naik ke kelas 54 kg jika memang ingin tampil. "Hasilnya ya seperti ini, Yogi hanya merengkuh perak, dan dirinya dikalahkan peraih emas Popnas lalu kelas 54 kg," ujar Yudha dengan nada sedikit kecewa.
Meski begitu Yudha tidak mau menyalahkan siapa pun dalam hal ini. Karena dirinya sudah menghubungi pihak Dispora Riau dan memang kejadian miss membuat informasi tersebut tidak sampai ke tangan pelatih. "Lagian surat perubahan kelas pertandingan tersebut baru diterima Dispora pada Senin sore dan kita berangkat Selasa pagi, jadi saya rasa tidak ada yang salah," lanjut Yudha.
Meski begitu, Yudha beralih fokus kepada kelas Gaya Bebas yang akan dipertandingkan besok, Sabtu (26/10/2013). Dijelaskan Yudha, harapan untuk mengejar hasil yang lebih baik lagi masih terbuka. "Ditambah memang pada Gaya Bebas kebijakan perubahan kenaikan kelas tidak ada, jadi mereka akan turun sesuai dengan kelas masing-masing," tukas Yudha.
Adapun empat pegulat yang akan turun besok tersebut antara lain Al Ihzan (50 kg), Jeri Setiawan (54 kg), Diki Hilmi (58 kg) dan Yogi Surahman (46 kg). "Mereka semua yang terbaik, dan salah satu dari mereka juga penyumbang medali emas pada Popnas lalu," tukas pelatih asal Jawa Barat ini.(tri)