TEMBILAHAN, GORIAU.COM - Seorang bocah laki-laki berumur lebih kurang 7 tahun yang diketahui bernama Akil, sudah lebih 1 minggu ini hidup di dalam sebuah gerobak bakso di depan stadion Sungai Beringin Tembilahan, Indragiri Hilir (Inhil).

Tidak diketahui dari mana asalnya, anak yang tubuhnya hitam dan terdapat banyak kudis ini menghabiskan hari-harinya di dalam gerobak yang sudah tidak digunakan lagi untuk berjualan tersebut.

Berdasarkan keterangan pedagang di sekitar stadion Sungai Beringin, Akil sulit diajak berkomunikasi, apalagi jika ditanya siapa dan dimana orangtuanya.

''Tidak tahu saya dari mana dia, tiba-tiba saja sudah ada di dalam gerobak itu. Dia juga susah diajak berkomunikasi, kecuali sama seumuran dia baru mau ngomong,'' ujar seorang tukang jahit di samping stadion Sungai Beringin kepada GoRiau.com, Selasa (3/3/2015).

Dua hari terakhir ini, Akil telah mendapat kunjungan dari tim Komunitas Pencinta Sedekah Inhil (KPSI), karena sulit berkomunikasi, Tim KPSI hanya memberikannya makan dan mencoba mendekatinya.

Salah seorang Tim KPSI mengatakan, Akil diduga pernah menjadi korban kekerasan, karena dibagian kepalanya terdapat luka dan terlihat takut dengan orang baru.

''Pertama kita jumpa, Akil ini bersembunyi di dalam gerobak itu, takut dia jumpa orang. Tapi hari ini sudah mau ngomong dia dikit-dikit sama kita, dan mau memberi tahu namanya'' ujarnya.

Sementara itu, saat GoRiau.com mengajak berkomunikasi, Akil juga sama sekali tidak merespons. Ia hanya diam dan tidak bergeming sedikitpun.(ayu)