DURI - Video pemukulan terhadap sopir truk berwarna putih bak terbuka yang direkam oleh Juliadi Saputra viral dimedia sosial Instragram, ternyata bukan dipekerjaan rigid beton di Kabupaten Bengkalis, Riau. Video yang diposting oleh sebuah akun romansasopirtruck sudah dilihat oleh 62.054 orang.

Dalam postingan akun romansasopirtruck tersebut, tertulis "Gara-gara tak diberi uang Rp2.000,- Seorang Sopir Truck babak belur dihajar preman jalanan. TKP: Jln. Lintas Kandis-Duri, Pekanbaru". Video yang berdurasi 23 detik itu juga memperlihatkan seseorang yang mengenakan baju hitam diduga menghajar sopir truk menggunakan kayu.

Kapolres Bengkalis, AKBP Yusuf Rahmanto melalui Kasat Lantas, AKP Ricky Michael Mandey mengatakan, bahwa terkait video pemukulan sopir truk di jalan semenisasi bukan di Jalan Lintas Duri - Kandis. Seperti yang tertulis dalam postingan tersebut.

"Kejadi tersebut dari hasil penyelidikan polisi berada di Kota Pekanbaru, Riau, tepatnya dipekerjaan rigid beton Jalan Riau Ujung (Arengka 2, red). Kejadian tersebut sudah ditangani oleh Polda Riau," kata AKP Ricky Mandey.

Terkait adanya pungutan liar dipekerjaan rigid beton (semenisasi) Jalan Lintas Pinggir - Duri dan Duri - Dumai, AKP Ricky Mandey mengklaim tidak ada pungutan liar di dua tempat pekerjaan yang ada di wilayah Kabupaten Bengkalis.

"Baik itu dari Organisasi Pemuda Masyarakat (OPM) atau pun Organisasi Masyarakat (Ormas) lainnya. Di lokasi pengerjaan semenisasi yang masuk wilayah Kabupaten Bengkalis," ungkap AKP Ricky Mandey, Jumat (23/11/2018). ***