PEKANBARU, GORIAU.COM - Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Riau, Zakaria lagi-lagi membantah jika ada jajarannya terlibat dalam dugaan pemotongan beasiswa untuk mahasiswa untuk anggaran 2014 silam.

Bahkan dirinya membalikkan keadaan dengan menuduh pihak di luar pemerintahan yang melakukan itu. Bagaimana bisa? Zakaria menyebut bahwa ada oknum mahasiswa senior yang terlibat dalam pemotongan dana beasiswa tersebut.

"Kita dan saya sebenarnya yang dipermainkan oknum, karena tak ada pemotongan itu," tegas Zakaria dengan ketus saat dijumpai GoRiau.com, Minggu (4/1/2015), di Pekanbaru.

Lantas apa reaksi dari Pemprov Riau jika memang ada permainan yang melibatkan oknum mahasiswa senior? Dijelaskan Zakaria, dirinya sudah melaporkan oknum terkait. Namun dirinya tidak mau menjelaskan secara rinci siapa dan dari kampus mana, begitu juga kemana dilaporkan.

"Sudah kami laporkan. Tetapi jika ada yang tahu, tolong laporkan ke saya," sambungnya dengan singkat,

Cukup aneh memang, karena seharusnya beasiswa diambil dan diterima langsung oleh mahasiswa yang bersangkutan. Diduga terjadi pemotongan beasiswa sebesar Rp1-1,5 juta.

Dirinya hanya menyampaikan solusi untuk ke depan, dimana beasiswa akan langsung diserahkan melalui rekeningn yang bersangkutan secara langsung. "Selanjutnya ke rekening masing-masing," tukas Zakaria.

Seperti diberitakan sebelumnya, saat realisasi beasiswa oleh Pemprov Riau tahun lalu, ada mahasiswa yang mengaku bahwa bantuan yang diterimanya tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

Dirinya mengaku dipotong Rp1 juta saat menerima. Begitu juga dengan beberapa mahasiswa lainnya, yang juga mengalami hal yang sama. Beasiswa dikucurkan untuk mahasiswa yang kuliah di dalam dan luar Riau.***