BENGKALIS, GORIAU.COM - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi sejak sepekan terakhir di Pulau Bengkalis, semakin sulit dikendalikan. Api terus meluas, sampai Minggu (2/2) di Kecamatan Bengkalis dan Bantan ditemukan 11 titik api.

Sabtu (1/2) lalu terdapat 8 titik api yang tersebar di Desa Bantan Tua sebanyak dua titik, tepatnya di jalan lintas Bengkalis-Bantan KM 5 di dekat Balai Benih Pertanian. Desa Wonosari dua titik api, tepatnya di Wonosari Barat dan Wonosari Tengah. Kemudian di Dusun Klebuk Desa Penampi, Jalan Haji Ilyas Bengkalis, Desa Sungai Alam, Kecamatan Bengkalis satu titik api dan satu lagi di Desa Selatbaru.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah-Pemadam Kebakaran (BPBD-Damkar) Kabupaten Bengkalis, Moch Djalal, Minggu (2/2), menyebutkan, sampai Minggu pagi ditemukan tiga titik api lagi. Ketiga titik api itu masih di Desa Bantan Tua, tak jauh dari tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Di situ api sudah merengsek ke dekat jalan serta pemukiman masyarakat.

''Sampai sekarang sudah 11 titik api di Kecamatan Bengkalis dan Bantan. Upaya pemadaman terus kita lakukan, tetapi keterbatasan personil menyebabkan pemadaman berlangsung lama serta tiupan angin kencang membuat api menjalar kemana-mana di lahan gambut tebal,'' terang Djalal di lokasi kebakaran Bantan Tua, Minggu (2/2).

Upaya pemadaman api cukup menyulitkan karena di lokasi yang terbakar sulit didapat sumber air. Kemudian ngin kencang pada Sabtu membuat api terus menyebar. Lahan yang terbakar menurut Djalal selain lahan kosong, ada juga kebun karet milik masyarakat seperti di Dsesa Wonosari.

Untuk membantu proses pemadaman, BPBD-Damkar terpaksa meminta bantuan kepada Polres dan Polsek Bengkalis. Sabtu lalu sebanyak 25 personil dari Polres Bengkalis diterjunkan kelapangan untuk membantu memadamkan api.

Sementara itu dari Pemkab Bengkalis sendiri, seperti Satpol PP dan Polhut Bengkalis sampai kemarin tidak terlihat sama sekali di lokasi karthutla.''Diduga masih ada masyarakat yang melakukan pembakaran lahan untuk membuak kebun di musim panas seperti sekarang. Total lahan yang terbakar diperkirakan sudah mencapai 200-an hektar di kecamatan Bengkalis dan Bantan,'' tambah Djalal.

Kehadiran 25 personil Polres Bengkalis sangat membantu tim pemadaman kebakaran BPBD-Damkar. Selain turut memadamkan api, aparat kepolisian juga mengatur lalu lintas, karena lokasi kebakaran di Bantan Tua hanya 50 meter dari jalan Bengkalis-Bantan.(jfk)