SELATPANJANG - Kapolres AKBP Asep Iskandar SIk MM bersama pejabat utama Polres Kepulauan Meranti mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) peristirwa tenggelamnya korban yang diduga diterkam buaya. Dalam kesempatan itu, Asep meminta pihak Polsek Merbau mengajak masyarakat memaksimalkan pencarian korban.

Terlihat hadir waktu itu Waka Polres Kompol Rudi Anton Samosir, Kabag Ops Kompol Antoni L Gaol SH MH, Kapolsek Merbau Akp Suhartono beserta anggota, dan Unit Patroli Dit Polair Polda Riau.

Saat di TKP, Kapolres Asep memberikan petunjuk dan arahan kepada Kapolsek dan anggota untuk megarahkan dan mengajak masyarakat agar bersama-sama melakukan pencarian terhadap korban di aliran sungai di sekitaran TKP. Kapolres juga sempatkan diri berdialog dengan perangkat desa dan masyarakat setempat untuk kerja sama dengan Polri dalam pencarian menemukan korban.

Dalam kesempatan itu, Kapolres dan rombongan juga menyempatkan diri mendatangi kedua orang tua korban. Atas kejadian ini, pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan instansi lain seperti Basarnas, dan BPBD Kepulauan Meranti agar bekerja sama utk membantu pencarian terhadap korban.

"Kita imbau masyarakat untuk senantiasa berhati-hati saat beraktivitas di lautan," kata Kapolres Asep.

Peristiwa mengerikan, anak hilang yang diduga diterkam buaya menimpa bocah berusia (14) tahun bernama Acin. Acin hilang saat mandi di sungai dan diduga diterkam buaya.

Peristiwa itu sebagaimana diceritakan ayah korban Acat didampingi istrinya, ketika ditemui wartawan, Sabtu (16/7/2016).

Kata Acat, kejadian itu pada, Jumat (15/7/2016) sore. Dimana, waktu itu ketiga anaknya Acin (14) yang juga korban sedang berenang bersama saudara kandungnya Ahen (11) dan Aciang (10).

Sadar akan hari sudah sore menjelang malam, kata Acat lagi, Ia langsung menyuruh ketiga buah hatinya naik dari sungai. Ketiganya sudah sempat keluar dari Sungai Melibur itu.

Tapi, tiba-tiba Acin kembali turun ke sungai, dengan alasan badannya masih belum bersih dan harus dicuci. Saat turun itulah, cerita Acat, Ia melihat kaki anak laki-lakinya itu seperti ada yang menarik hingga anaknya tenggelam.

Waktu itu Acat berniat menyelamatkan anaknya, namun diurungkannya. Pasalnya, saat Ia akan melompat ke sungai, Acat mengaku melihat buaya yang lainnya.

Hingga Sabtu siang, warga sekitar masih mencari keberadaan korban. ***