KUANSING, GORIAU.COM - Pasangan Nomor urut 1, Herman-Agus Widayat gesit mendatangi kampung-kampung yang jarang terjamah kandidat lain. Kali ini, Herman ke Desa Cengar, Kecamatan Kuantan Mudik, Kuansing. Ia kampanye dialogis di desa itu setelah kampanye di Desa Sarosah Kecamatan Kunatn Hulu, Kamis, (29/8/2013).


Bertempat di salah satu lingkungan kediaman tokoh masyarakat setempat, H Yasir Karim, Herman didampingin istri Hj Evi Mairoza dan tim kolasi partai pengusung serta tim pemenangan, Herman di situ disambut ratusan warga setempat.


Kedatangan cagubrui dengan selogan TEPAT ini sangat dinantikan warga setempat. Seperti pengakuan Yasir Karim, tak ada calon datang ke wilayah itu, tapi Herman dengan kerendahan harinya bersedia datang.


Salah seorang warga setempat Jufrizal dengan tegas mengatakan bagaiman di Desa Cengar ini pasangan nomor urut satu ini menang. ''Kami bertekad memenangkan pak Herman-Agus,'' ujarnya.


Dalam kesempatan kampanye dialogis ini, Herman menyampaikan solusi untuk mensejahterakan masyarakat.


Ia mengatakan, ada beberapa program yang direalisasikan jika menang jadi Gubenur seperti membangun jalan lingkungan, jalan poros dan jalan-jalan penghubung antara daerah satu ke daerah lain.


Ini penting katanya, kalau jalan mulus dan lancar, maka aktivitas masyarakat berbisnis atau bekerja akan lancar. Kalau ini sudah lancar akan menopang ekonominya. ''Coba kalau jalan susah bagaimana mau berdagang, berjualan atau membawa hasil panen,'' katanya.


Selain itu di bidang olahraga, ia kembali mengingatkan, Klub PSPS, katanya akan dibenahi sejadi-jadinya. Apalagi katanya, pemain bola berbakat di PSPS banyak putra daerah Kuansing ini, seperti April Hadi, Ambrizal, Daniel ,Putera dan Fauzan yang selama ini telah berjibaku membesarkan Skuad Askar Bertuah. Tapi kini, Klub ini statis bahkan melorot prestasinya. ''Jika kami menjadi Gubernur kami akan urus bola kaki ini sejadi-jadi,'' kata Herman.


Ia juga meluruskan kabar miring menyebut Herman kalau jadi gubernur akan memotong tunjangan pegawai. Itu katanya tidak benar. ''Bagaimana bisA begitu, sedangkan visi misi kami saja meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kalau dipotong tunjangan PNS atau pegawai bukan meningkatkan kesejahteraan masyarakat namannya," papar Herman dengan tegas. (rls)