
PEKANBARU, GORIAU.COM - Forum bilateral Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) memasuki tahun ke 8 sejak dibentuk pada 1993. Selain percepatan pertumbuhan ekonomi, untuk 2015 ini, arah kerja ketiga negara melakukan penguatan kerjasama di bidang pariwisata.
Indonesia menjadi tuan rumah salah pertemuan 'Working Group on Tourism Meeting' yang dilaksanakan di Pekanbaru, Riau 19-21 Agustus 2015. Ketiga negara saling bertukar 'calender of event'.
Indonesia mempromosikan iven-iven nasional, diantaranya Tour de Singkarak (Sumbar), Tour de Siak (Riau), Sriwijaya Festival (Sumsel) dan Musi Triboatton (Sumsel).
Karena tuan rumah pertemuan, Riau mengambil kesempatan mempromosikan destinas-destinasi wisata yang tengah dikembangkan. "Kenapa Tour de Siak saja, yang lain juga kita promosikan. Seperti Pacu Jalur (Kuansing), Bakar Tongkang (Rohil) dan lainnya," kata Plt Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman usai memberikan sambutan di pertemuan tersebut, Rabu (20/8/2015) di Pekanbaru.
Rombongan Malaysia dan Thailand juga akan dibawa melihat pembukaan Pacu Jalur di Kabupaten Kuansing, Kamis (21/8/2015). Iven Pacu Jalur di Kuansing tersebut sudah menempatkan diri sebagai iven tradisional berlabel internasional. Beberapa negara juga dijadwalkan berpartisipasi.
Terkait pertemuan, topik utama yang dibahas adalah tindak lanjut 14 program yang digagas pada pertemuan IMT-GT di Langkawi, Malaysia 2014 lalu. Investasi antar ketiga negara juga turut dibahas dalam pertemuan tersebut.
Untuk diketahui, dalam forum bilateral IMT-GT, masing-masing negara memasukkan provinsi-provinsi yang dimajukan. Indonesia sendiri mendaftarkan 10 provinsi, diantaranya Aceh, Bangka Belitung, Bengkulu, Jambi, Lampung, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Kepulauan Riau dan Sumatera Barat.
Sementara Malaysia memasukkan 8 provinsi, diantaranya Kedah, Kelantan, Melaka, Negeri Sembilan, Penang, Perak, Perlis dan Selangor. Kemudian Thailand terbanyak dengan 14 provinsi. Diantaranya Krabi, Nakhon Si Tammarat, Narathiwat, Phattani, Phattalung, Satun, Songkhla, Trang, Yala, Ranong, Chumpron, Rani, Surat Thani, Phang Nga dan Phuket.
IMT-GT didirikan bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan mengatasi kesenjangan pembangunan di provinsi-provinsi yang masuk dalam kerjasama.***