
JAKARTA - Tokoh masyarakat Riau yang juga Ketua Yayasan Istiqlal Jakarta, Ruslii Effendi berhasil mengalahkan Munasir pada saat pemilihan Ketua Umum PMRJ periode 2016-2019 mendatang.
Rusli terpilih sebagai ketua umum Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ) melalui musyawarah anggota (Musta) ke-XIII yang digelar di Anjungan Riau, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta dan berhasil meraup 7 suara, sementara Mantan Ketua PMRJ lama yang juga mencalonkan diri, hanya meraup 2 suara.
Pemilihan Ketua PMRJ kali ini juga berlangsung secara demokratis dan transparan. Tidak ada gejolak atau penolakan dari anggota. Dimana 12 Kabupaten/Kota yang tergabung dalam PMRJ masing-masing diwakili oleh satu orang hak suara dari perwakilan Ikatan Keluarga Kabupaten/Kota (IKK) sepakat suara yang diraih Rusli Effendy sudah memenuhi syarat dan dinyatakan syah.
Pada Musta kali ini, sebenarnya ada empat orang kandidat selain Munasir dan Rusli Effendy, yang dicalonkan berdasarkan usulan dari pengurus IKK.
Keempatnya adalah perwakilan dari IKK Pekanbaru, M. Syuhada, IKK Inhu, Jumaher dan IKK Kuansing, Mustari. Dalam sambutannya, Rusli Effendy mengatakan, dirinya akan menjaga dan menjalankan amanah dari masyarakat Riau tersebut.
"Sebelumnya saya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Riau Jakarta dan seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin PMRJ tiga tahun kedepan," ucap Rusli Efendi dalam sambutannya usai dinyatakan terpilih sebagai Ketua Umum PMRJ.
Menurutnya, jabatan baru yang diberikan kepadanya ini akan dijalankan dengan sungguh-sungguh dan tidak akan mengecewakan kepercayaan masyarakat Riau yang berada di Jakarta dan sekitarnya.
"Ini merupakan kepercayaan masyarakat, dan ini tidak akan saya sia-siakan. Kita berharap masyarakat Riau makin kompak, semakin maju dan PMRJ sendiri bisa berkonstribusi terhadap pemikiran dan pembangunan Provinsi Riau," tandasnya.
Mantan anggota DPRD Riau ini berharap kepada seluruh pihak terutama Pemprov Riau dan para tokoh senior untuk membantunya dalam menjalankan visi dan misinya untuk menyatukan masyarakat Riau dan mengenalkan Riau secara khusus ditingkat nasional.
"Yang paling kita utamakan adalah persatuan, kemandirian dalam rangka mengemban misi budaya Riau. Kita akan memberikan kontribusi kita ke daerah. Namun skala atau ditingkat nasional juga harus kita tingkatkan," ujarnya.
Rusli juga mengungkapkan, dirinya berkewajiban dalam menyatukan masyarakat Riau terutama yang berada di Jakarta dan sekitarnya. Salah satu programnya ialah melakukan konsolidasi kesetiap pengurus IKK dan membuat database untuk seluruh masyarakat tanpa melihat status ekonomi dan lainnya.
"Negeri memanggil, zaman meminta. Inilah yang saat ini terjadi. Saya tidak dapat mengelak. Saya berjanji akan merangkul seluruh lapisan dan tidak ada sekat-sekat yang bisa meretakkan persatuan kita. Persatuan jadi fokus utama kita untuk maju dan berbuat untuk daerah Riau yang kita cintai," pungkas Rusli. ***