PEKANBARU – Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, I Dewa Gede Wirajana, melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat struktural di institusinya. Prosesi pelantikan berlangsung di Aula HM Prasetyo Gedung Satya Adhi Wicaksana, Selasa (12/5/2026).

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Adhi Prabowo, hadir menyaksikan pergantian pimpinan bersama para asisten, koordinator, dan kepala kejaksaan negeri dari seluruh wilayah Riau. Rotasi ini digulirkan sebagai bagian dari kebijakan promosi dan penyegaran internal Kejaksaan Republik Indonesia.

Sejumlah posisi pimpinan berganti figur. Asisten Bidang Pembinaan Kejaksaan Tinggi Riau, Pofrizal, dilantik menggantikan posisi Romy Rozali. Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Jerniaty, mendapat kepercayaan meneruskan tugas Furkon Syah Lubis.

Pergeseran kepemimpinan juga terjadi di daerah. Kepala Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Fredy Feronico Simanjuntak, resmi menggantikan Rabani Meryanto Halawa. Bersamaan dengan itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kejaksaan Tinggi Riau, Muhammad Taufik Akbar, dan Koordinator, Andi Ardhani, turut diambil sumpahnya.

Mutasi jajaran ini didasarkan pada Keputusan Jaksa Agung Nomor Kep-IV-347/C/04/2026 mengenai Pemberhentian dan Pengangkatan dalam Jabatan Struktural Pegawai Negeri Sipil Kejaksaan RI. Ketetapan tersebut ditandatangani Jaksa Agung Muda Pembinaan, Hendro Dewanto, tertanggal 13 April 2026.

Pejabat lama yang digantikan kini beralih ke tugas baru. Rabani Meryanto Halawa memperoleh promosi menjadi Asisten Pidana Umum di Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat. Romy Rozali ditarik bertugas sebagai Kepala Bagian Keuangan pada Sekretariat Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung RI. Sementara itu, Furkon Syah Lubis ditunjuk menjadi Kepala Bagian Penyusunan Program, Laporan, dan Penilaian di lingkungan sekretariat yang sama.

"Pelantikan ini menjadi upaya penyegaran organisasi agar pelaksanaan tugas penegakan hukum dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas Kejaksaan Tinggi Riau, Zikrullah.

Dinamika mutasi dan promosi dinilai sangat penting untuk terus memperkuat fondasi kelembagaan di masa depan.

"Setiap jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan integritas tinggi," tambahnya.

"Para pejabat baru diharapkan segera beradaptasi dengan lingkungan kerja tugas baru, sehingga program kerja pelayanan institusi tetap berjalan maksimal," ungkapnya. ***