SELATPANJANG - Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kepulauan Meranti, Dr H Misri Hasanto, mengatakan bahwa Demam Berdarah Dengeu (DBD) merupakan musuh bersama.

Untuk itu, Misri Hasanto mengajak kalau musuh bersama tersebut harus dimusnahkan dengan berbagai solusi, demi menghindari terserangnya penyakit demam berbahaya tersebut.

Dibeberkan Misri, di Kabupaten Kepulauan Meranti yang rawan terhadap DBD terutama di kota Selatpanjang. Namun di wilayah lainnya juga ada kasus DBD sesuai data yang diperoleh pada tahun sebelumnya.

Diungkapkannya, bahkan kasus DBD diakhir tahun meningkat dan ini harus dilakukan bersama agar DBD bisa dikurangi jika perlu tidak ada. 

"Untuk mencegah tidak terjadinya DBD dilingkungan kita maupun ditempat lain solusinya yang pertama harus lingkungan benar-benar bersih dan tidak ada genangan air. Jika hal itu masih ada, maka DBD tidak akan bisa kita kurangi dan makin banyak nyamuk yang bersarang," ujar Misri, Kamis (9/1/2020).

Lebih jauh dijelaskan, pihaknya baik itu dari dinas maupun puskesmas akan tetap dan semakin giat dalam melakukan sosialisasi tentang DBD di wilayahnya masing-masing. 

"Kita akan terus melakukan upaya pencegahan dengan berbagai upaya, baik pencegahan dengan menjaga lingkungan maupun dengan menggiatkan sosialisasi ke masyarakat," ungkapnya.***