PEKANBARU - Kabut asap akibat sisa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memengaruhi kualitas udara di Kota Pekanbaru memicu kepedulian berbagai pihak. Merespons kondisi udara yang memburuk, Forum Pemuda Kulim Bersatu (FPKB) turun ke jalan membagikan 1.000 masker sekaligus 1.000 roti secara gratis kepada masyarakat.

Aksi sosial ini dipusatkan di Simpang Pesantren, Jalan Lintas Timur KM 12,5, Kecamatan Kulim. Langkah tersebut menjadi wujud nyata empati organisasi kepemudaan terhadap warga yang terpaksa beraktivitas di luar ruangan meski udara terpapar asap sisa pembakaran lahan.

Sinergi Lintas Sektoral

Dalam pelaksanaannya, pengurus FPKB tidak bergerak sendiri. Mereka merangkul aparatur Kecamatan Kulim, jajaran kelurahan, hingga Polsek Kulim untuk mendistribusikan logistik kesehatan dan makanan tersebut kepada para pengendara yang melintas.

Camat Kulim, Fajri Adha, secara khusus mengapresiasi inisiatif yang digagas para pemuda di wilayahnya. Ia menilai kolaborasi lintas sektoral sangat dibutuhkan guna memperkuat semangat gotong royong saat wilayah mereka didera bencana lingkungan.

"Aksi nyata dari FPKB ini sangat membantu masyarakat, apalagi saat ini kita sedang menghadapi bencana karhutla. Ke depannya, semoga FPKB tetap eksis untuk membantu masyarakat Kecamatan Kulim dalam berbagai hal positif," terangnya.

Dukungan Pihak Swasta

Keberhasilan pendistribusian ribuan masker dan roti ini juga tidak lepas dari sokongan dunia usaha. Sejumlah perusahaan swasta turun tangan memberikan donasi agar aksi peduli lingkungan ini dapat menjangkau lebih banyak warga terdampak.

Hadir langsung menyokong kegiatan ini perwakilan PT Andalas Pekan Makmur (Jordan Pekanbaru), Mekdonel, serta perwakilan PT ROTTE, Chandra Wijaya. Keterlibatan sektor swasta tersebut melengkapi pilar gotong royong antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat sipil.

Turut serta dalam pembagian masker di lapangan yakni Lurah Pebatuan Suwandi Nasution, Lurah Sialang Rampai Azwar, Lurah Mentangor Bismihayati, serta Bhabinkamtibmas Mentangor Sairus Sadikin yang hadir mewakili Kapolsek Kulim. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut untuk merespons berbagai persoalan sosial yang ada di wilayah Kecamatan Kulim secara berkesinambungan. ***