BENGKALIS, GORIAU.COM - Setelah sempat lebih seminggu udara di Bengkalis cerah, Minggu (18/10/2015) pagi kabut asap kembali menghampiri Bengkalis. Kualitas udara sudah tidak sehat bahkan berbahaya bagi kesehatan.

Pantauan langsung Minggu, sejak pagi hari kabut asap terlihat mulai menebal, walau jarak pandang masih belum terganggu. Asap kiriman yang mulai menyelimuti udara Bengkalis diperkirakan dalam 1 sampai 3 hari ke depan tidak tertutup kemungkinan akan bertambah tebal sekiranya tidak turun hujan.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bengkalis Arman AA ketika dikonfirmasi mengakui kalau kabut asap kembali menghampiri udara Bengkalis, termasuk di Kecamatan Mandau, Pinggir, Bukitbatu dan Siak Kecil, Bengkalis dan Bantan. Bahkan di kota Duri dan sekitarnya, kualitas udara mulai masuk kategori berbahaya berdasarkan pencatatan di Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU).

Dijelaskan Arman, berdasarkan AQM Update ISPU pada Minggu (18/10/2015) pukul 06.30 WIB di Duri Field ISPU 241 (red), Duri Camp 247  (red), Libo 188 (yellow), Bangko 178 (yellow) dan Rantau Bais 234 (red). Sementara itu di Pulau Bengkalis standar ISPU diperkirakan mencapai angka 200-an karena ketebalan kabut asap mulai terasa sampai Minggu tengah hari.

''Kabut asap yang terjadi merupakan kiriman dari provinsi tetangga, yaitu Jambi dan Sumatera Selatan, sama seperti sebelumnya. Karena sampais ekarang berdasarkan kordinasi kita dengan BPBD Damkar Kabupaten Bengkalis, nyaris tidak ditemukan titik api diseluruh wilayah Kabupaten Bengkalis,'' terang Arman.

Mantan Kadistamben ini kembali mengimbau kepada warga diseluruh kabupaten Bengkalis untuk mengenakan masker apabila bepergian keluar rumah, khususnya kepada anak-anak. ''Kepada seluruh lapisan masyarakat kita imbau untuk mengenakan masker bila keluar rumah, khususnya anak-anak,'' imbau Arman lagi.(ail)