
PEKANBARU - Ratusan bangunan fisik Koperasi Merah Putih (KMP) di Provinsi Riau kini bersiap menyambut tahapan serah terima aset kepada pemerintah pusat. Proses administrasi ini menjadi kunci utama sebelum seluruh gerai diisi dengan berbagai fasilitas penunjang dan komoditas jualan siap edar.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Provinsi Riau, Taufik OH memastikan operasional penuh gerai akan langsung dieksekusi pihak Agrinas sesaat setelah validasi tuntas. Saat ini tim pemeriksa sedang dipersiapkan untuk turun meninjau kesesuaian bangunan dengan standar pusat.
"Pengerjaan fisik saat ini belum serah terima dengan Agrinas selaku perpanjangan tangan pusat, karena tim verifikasi dan validasi belum turun ke lapangan. Kami harapkan momentum launching tahap kedua nanti semuanya sudah selesai. Begitu serah terima klir, Agrinas akan langsung memasukkan fasilitas pendukung seperti unit mobil, motor operasional, meja, kursi, hingga AC," jelas Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan UMKM Provinsi Riau, Taufik OH.
Fasilitas lengkap tersebut disediakan langsung oleh pusat demi menjamin standar kualitas layanan KMP di seluruh pelosok daerah. Rangkaian persiapan matang ini terpantau saat Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto melakukan peninjauan lokasi di Kabupaten Kampar, Kamis (11/6/2026).
Dalam tinjauan tersebut, tampak puluhan bangunan telah berdiri kokoh menanti giliran pengisian inventaris. Khusus wilayah Kampar, sudah ada puluhan unit yang tinggal menunggu prosedur penyerahan akhir.
"Alhamdulillah untuk di Kampar, dari target total 250 unit, saat ini sebanyak 73 gerai sudah selesai dibangun," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto yang kala itu didampingi Bupati Kampar, Ahmad Yuzar.
Tuntasnya serah terima ini nantinya akan meresmikan KMP sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan baru di wilayah Riau. Total keseluruhan jatah yang diterima Provinsi Riau mencapai 1.862 gerai, dengan ratusan di antaranya sudah menyelesaikan konstruksi seratus persen dan siap pakai. ***