PEKANBARU - Dalam hitungan hari, siap ataupun tidak, sumber daya manusia (SDM) Provinsi Riau harus siap menghadapi Masyarakat Ekonomi Asia (MEA). Untuk itu, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rachman ingin memperbanyak balai pelatihan yang ada di Riau.

Demikian hal ini disampaikan oleh Plt Gubri kepada Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) RI, Muhammad Hanif Dhakiri saat singgah di VVIP Lancang Kuning, Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru, Rabu (16/12/2015).

"Untuk meningkatkan kualitas SDM, kami sampaikan kepada pak menteri untuk membuat balai pelatihan di Riau dan beliau akan segera melakukan peninjauan," beber Plt Gubri yang kerap disapa Andi Rachman tersebut.

Menurutnya, SDM Riau perlu mendapatkan banyak pelatihan. Setidaknya, ia meminta kepada Menakertrans RI untuk memperbanyak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Riau. Dengan SMK, siswa akan mendapat bekal kejuruan yang dapat menunjang keahlian dimasa mendatang jika siswa tersebut tidak dapat melanjutkan kejenjang perguruan tinggi.

"Melalui pak Menakertrans kami usulkan supaya disampaikan kepada Menteri Pendidikan agar memperbanyak SMK. Kalau sekolah kejuruan kan bisa punya keterampilan pendukung," imbuhnya.

Tidak cukup itu saja, Andi Rachman juga meminta dibuatkan tempat pengujian standar kompetensi yang dipusatkan di Pekanbaru untuk uji kualitas dan tolak ukur keahlian.

"Kita harus membuat standar kompetensi untuk mengukur kompetensi SDM kita agar dapat bersaing di MEA. Setiap profesi tentunya harus memiliki beberapa kriteria untuk mendapatkan sertifikasi kan," papar Andi Rachman. ***