
TEMBILAHAN – Menjelang peringatan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), kapal Roll-On/Roll-Off (Roro) rute Tembilahan–Batam tengah dalam perjalanan menuju Inhil.
Informasi ini disampaikan Bupati Inhil, Herman, saat membuka lomba gasing tradisional di halaman Gedung LAMR Inhil, Rabu (11/6/2025).
"Alhamdulillah, hari ini Roro dalam perjalanan menuju Inhil. Ini merupakan hadiah Milad ke-60 Kabupaten Inhil," ujar Herman.
Ia menyebut kehadiran kapal Roro sebagai tonggak penting dalam memperkuat konektivitas dan efisiensi transportasi antar wilayah, khususnya antara Inhil dan Batam.
"Dengan Roro ini, distribusi hasil perkebunan dan komoditas Inhil akan jauh lebih mudah dan murah," jelasnya.
Herman menyoroti anggapan bahwa Inhil selama ini terisolasi karena sulitnya akses logistik. Namun dengan hadirnya Roro, truk pengangkut hasil produksi bisa langsung menyeberang ke Batam dan terkoneksi dengan pelabuhan kontainer internasional.
“Selama ini orang ingin berinvestasi ke Inhil saja sulit, apalagi membawa barang. Tapi sekarang, truk bisa langsung naik kapal, nyebrang ke Batam, dan dari sana ke seluruh dunia,” ungkapnya.
Ia berharap kapal Roro sudah tiba di Inhil paling lambat Jumat subuh. Jalur Tembilahan–Batam, kata Herman, diyakini akan menjadi poros distribusi baru, tidak hanya untuk Inhil tapi juga daerah lain seperti Sumatera Barat.
"Petani dari luar selama ini bawa hasil panennya pakai speedboat, mahal dan terbatas. Tapi tetap jalan karena masih menguntungkan. Bayangkan kalau lewat Roro, pasti lebih efisien dan terjangkau," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Herman juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan yang ada untuk menanam komoditas bernilai jual tinggi seperti nanas, timun, dan kacang panjang.
Ia menegaskan, momentum kehadiran Roro harus menjadi pemicu agar Inhil tidak sekadar menjadi penonton, tetapi pemain aktif dalam rantai pasok nasional hingga internasional.
“Roro ini bukan sekadar kapal, tapi jembatan masa depan Inhil. Mari kita manfaatkan sebaik-baiknya,” pungkasnya. ***