
SELATPANJANG – Jefperizal (8 tahun) yang menderita penyakit Gangguan Ginjal, asal warga Dusun Parit Nelayan, Desa Tanah Merah, Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau mendapatkan bantuan langsung dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Bantuan berupa uang tunai Rp10 juta dan biaya pengobatan juga diserahkan oleh Menteri Sosial Tri Rismaharini melalui Erma Indah Fitriana selaku Satuan Bakti Pekerja Sosial (SaktiĀ Peksos) di Kabupaten Kepulauan Meranti, Kamis (14/4/2022).
Sebelumnya, bocah yang menderita penyakit Gangguan Ginjal tersebut sempat viral di media sosial dan Ketua Karang Taruna, Kecamatan Rangsang Pesisir, Hendri yang pertamakali mengunggah dan mempostingnya di medsos untuk mengumpulkan donasi guna membantu biaya pengobatan Jefperizal.
Setelah dilakukan pengumpulan donasi oleh pemuda setempat, selanjutnya bocah tersebut dibawa ke Puskesmas Kedabu Rapat untuk mendapatkan perawatan. Selanjutnya anak ketiga dari lima bersaudara pasangan Sera dan Rohaya ini yang diketahui mengalami gangguan Ginjal sudah 1 bulan dirujuk ke RSUD Kepulauan Meranti.
Sebagaimana dijelaskan Hendri, banyak pihak yang ikut terlibat langsung untuk merujuk Jefperizal ke RSUD diantaranya Kepala Desa Tanah merah yang menyediakan Ambulance menuju Pelabuhan Peranggas. Setelah sampai di Selatpanjang relawan dari Yayasan Mitra Vj juga ikut membantu.
Ditambahkan Hendri, mengingat kondisi keluarga pasien yang kurang mampu, dirinya terus melakukan donasi lewat media sosial Facebook dan WhatsApp.
"Setelah mendapatkan kabar ada warga kampung yang sakit, maka saya izin dengan pihak keluarga untuk membantu membuat open donasi melalui media sosial. Setelah minta data dan dokumentasi pasien Alhamdulillah momen Ramadhan menggugah semangat kita semua untuk saling membantu, ada yang menyumbang dana secara langsung, ada yang dikirimkan ke rekening dan ada pula yang membagikan postingan sampai viral. Adik kita ini orang yang kurang mampu sehingga sangat perlu diberikan bantuan dan perhatian. Alhamdulillah sejak di-posting di media sosial banyak pihak yang tergugah dan menyalurkan bantuan untuknya," jelasnya.
Dikatakan Hendri, setelah viral di media sosial lalu naik pemberitaannya di salah satu media online dan link-nya dibagikan ke sejumlah pihak pemangku kepentingan.
"Dari Pemberitaan media online itulah mulai terus dibagi link pemberitaannya di grup WA Karang Taruna Riau, grup WA Sosial Indonesia bahkan sampai ke mantan Kapolres Kepulauan Meranti, Kombes Zahwani Pandra Arsyad yang saat ini bertugas di Polda Lampung yang kemudian juga memfoward pesan open donasi itu sampai ke jaringan grup di Jakarta," ungkap Hendri.
"Dari sana pihak Kemensos menghubungi nomor WhatsApp saya yang tertera dan meminta keterangan terkait kondisi adik kita Jefperizal karena pesan berantai open donasi itu sampai terbaca oleh menteri. Alhamdulillah data administrasi saya lengkapi sesuai permintaan Kemensos melalui Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Meranti. Selanjutnya bantuan tersebut diberikan kepada pasien berikut seluruh biaya dari awal pengobatan sampai sembuh juga akan diberikan pihak Kemensos," ungkapnya lagi.
Dikatakan Hendri lagi, respon yang sangat baik dan positif ini merupakan sebuah keniscayaan banyak yang ingin berbuat baik terhadap sesama di bulan suci Ramadhan, selain itu inilah fungsi dari penggunaan media sosial yang baik.
"Sampai pemberitaan ini viral dan mendapatkan respon positif dari semua pihak, saya menduga inilah sebenarnya kekuatan positif dari penggunaan medsos dengan baik. Maka Allah gerakkan hati dan pikiran kita semua untuk ikut bahu membahu menyebarkan nilai-nilai kebaikan. Semoga bantuan tersebut bisa meringankan beban keluarga dan adik kita Jefperizal segera sembuh dari penyakitnya," pungkasnya.***