
SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Siswa sebagai pemilih pemula pada Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif tahun 2014 harus mendapatkan bimbingan tentang tata cara memilih dan menggunakan hak suara secara benar. Sehingga, mereka bisa memahami sistem demokrasi dengan lebih baik.
Hal itu diungkapkan Assisten III Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Siak Jamaluddin saat membuka secara resmi Seminar Jurnalistik dan Sosialisasi Pemilih Cerdas bersempena peringatan Hari Pers Nasional di SMA 1 Bungaraya.
Dalam acara yang ditaja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Siak, Jamaluddin mengatakan Pemilu merupakan sebuah sarana dalam menentukan pemimpin bangsa. Dimana, suara yang diberikan harus mampu merubah bangsa ini. "Untuk itu, perlu bimbingan kepada pemilih pemula," katanya.
"Supaya, tidak terjadi kesalahan-kesalahan dan pelaksanaan Pemilu bisa berjalan dengan baik, lancar, aman, umum, bebas, rahasia," jelas Jamaluddin.
Menurut Jamaluddin, unsur-unsur tersebut sangat menentukan jalannya pemerintahan suatu daerah pada masa yang akan datang. Jika tidak berjalan dengan baik, maka pemerintahan dan pembangunan akan terganggu. "Bisa-bisa kacau pemerintahan kita," katanya.
Untuk Kabupaten Siak sendiri, lanjut Jamaluddin, ada empat daerah pemilihan yang disebut Dapil dengan jumlah kursi sebanyak 40 buah. Sementara, Caleg yang ada mencapai ribuan orang. "Tentunya, semua Caleg berebut ingin duduk dan pasti menggunakan segala cara, walaupun terkadang itu kotor," terang Jamaluddin.
"Dalam situasi seperti inilah, kecerdasan kita sangat dibutuhkan. Sehingga, orang-orang yang duduk di Dewan memang betul-betul orang yang memperjuangkan masyarakat," beber Jamaluddin.
Diakhir sambutannya, Jamaluddin mengucapkan terimakasih kepada PWI Siak dan Panwaslu Siak yang telah bekerja sama memberikan pencerahan kepada pemilih pemula. "Kami sangat mengapresiasi apa yang dilakukan hari ini oleh kawan-kawan wartawan di Siak," ujarnya.(san)