PEKANBARU - Masyarakat Indragiri Hilir mengeluhkan ruas jalan provinsi di Desa Kuala Keritang, Kecamatan Keritang dan Desa Talang Jangkang, Kecamatan Kemuning yang masih membutuhkan perhatian dari Pemeritnah Provinsi (Pemprov) Riau.

Mantan Anggota DPRD Riau, Musyaffak Asikin, mengatakan, kondisi jalan tersebut mengalami rusak parah, bahkan ketika musim hujan jalan ini tidak lagi bisa dilewati.

"Jalan ini kewenangan provinsi, tapi yang dibangun cuma pangkal sama ujung, sementara di tengah-tengahnya rusak parah, tak bisa dilewati," katanya, Rabu (22/12/2021).

Sepertinya, ujar Musyaffak, Pemprov Riau maupun pihak-pihak terkait tidak ada niat dalam memberikan perhatian terhadap akses jalan tersebut. Sebab, kerusakan jalan itu sudah sangat lama.

Menurutnya, jalan sepanjang 36 kilometer ini merupakan jalur penting penghubung dua kecamatan untuk menuju jalan lintas timur, baik yang berurusan administrasi ke kecamatan maupun petani sulit untuk keluar masuk.

“Sepertinya tidak ada tanda-tanda untuk dilanjutkan pengerjaannya. Di mana masyarakat tahu bahwa pekerjaan tersebut dilakukan pada masa Gubernur sebelum ini. Artinya masa kepemimpinan Syamsuar-Edi Natar, jalan ini sama sekali belum pernah dikerjakan,” jelasnya

"Mestinya teman-teman Anggota DPRD Dapil Inhil tidak diam melihat kondisi ini karena Masyarakat menunggu peran mereka untuk memperjuangkan infrastruktur di Inhil terutama jalan-jalan provinsi yang aksesnya langsung berhubungan dengan lintas timur," tutupnya. ***