DURI, GORIAU.COM - Jalan Hangtuah, tepatnya di seputaran masjid raya Arafah hingga Simpang Geroga, kecamatan Mandau, kabupaten Bengkalis, Riau, sering dijadikan sirkuit balap oleh pelajar SD, SMP, hingga SMA. Tanpa mengenal takut, anak-anak ini melaju layaknya seorang pembalap, meskipun saat berputar di u turn depan cucian mobil Moya, dihadapkan oleh truk-truk besar yang melintas.

Dari pantauan GoRiau.com dilapangan, Rabu (18/6/2015) pagi di jalan Hangtuah, anak-anak ini mulai balapan usai sholat subuh hingga pukul 08.00 WIB. Bahkan, mereka memberanikan diri mengangkat ban depan sepeda motor tanpa rasa takut. Padahal sudah banyak contoh yang terjadi di jalan raya, seperti kematian dan cacat permanen.

"Hore, standing, standing," teriak salah seorang penonton yang merupakan pelajar SMP juga.

Lantaran disoraki teman-temannya, pelajar SMP yang menunggangi si kuda besi pun, semakin liar. Bahkan jarak truk dengan dirinya kurang lebih 5 meter, namun masih berani berputar arah. Kenakal remaja seperti ini merupakan peran wajib orang tua dalam melakukan pengawasan.(ric)