
PEKANBARU – Keluhan warga terkait minimnya penerangan jalan di sejumlah ruas utama kawasan Rumbai, Pekanbaru, kini ditindaklanjuti secara resmi oleh Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pekanbaru. Melalui surat yang ditujukan kepada Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, fraksi tersebut meminta pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) beserta tiangnya di sejumlah titik yang dinilai rawan kecelakaan dan tindak kriminalitas pada malam hari.
Anggota DPRD Pekanbaru, Zulkardi, mengatakan aspirasi itu mengemuka saat kegiatan sosialisasi peraturan daerah dan kunjungan lapangan di wilayah Rumbai. Warga mengeluhkan kondisi sejumlah ruas jalan yang masih gelap, terutama pada akses penghubung dari Jembatan Siak IV menuju kawasan permukiman.
“Jalan Sudirman Ujung, Jalan Sembilang, dan Jalan Paus itu kalau malam hari gelap. Masyarakat menyampaikan sering terjadi kecelakaan dan ada kekhawatiran terhadap tindak kriminal,” kata Zulkardi kepada Goriau, Sabtu (6/6/2026).
Menurut dia, persoalan utama bukan hanya lampu yang belum tersedia, tetapi juga masih banyak titik yang belum memiliki tiang penerangan jalan.
Karena itu, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Pekanbaru mengirimkan surat bernomor B.100.1/DPRD-F.PDIP/058/2026 tertanggal 4 Juni 2026 kepada Kepala Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru.
Dalam surat tersebut, fraksi meminta pemasangan lampu penerangan jalan umum beserta tiangnya pada lima lokasi, yakni Jalan Jenderal Sudirman Ujung sebagai pintu masuk menuju Rumbai, Jalan Sembilang, Jalan Paus menuju Politeknik Caltex Riau, Jalan Yos Sudarso mulai dari kawasan Stadion Rumbai hingga SMKN 7 Pekanbaru, serta kawasan Simpang Bingung.
Fraksi PDIP menyebut usulan tersebut merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui kegiatan reses dan kunjungan lapangan. Warga menilai minimnya penerangan jalan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas sekaligus menimbulkan rasa tidak aman bagi pengguna jalan pada malam hari.
Rina (34), warga Rumbai, mengaku sering merasa was-was ketika melintasi Jalan Sembilang pada malam hari karena kondisi jalan yang gelap.
“Kalau pulang malam saya selalu mempercepat kendaraan. Takut juga kalau terjadi apa-apa karena beberapa titik gelap sekali. Apalagi sering dengar cerita soal begal,” ujarnya.
Zulkardi berharap Dinas Perhubungan segera menindaklanjuti usulan tersebut mengingat ruas-ruas jalan yang diusulkan merupakan akses penting bagi masyarakat Rumbai.
“Kita minta Dishub segera memasang tiang dan lampu di lokasi yang belum memiliki penerangan. Ini menyangkut keselamatan dan rasa aman masyarakat,” katanya. ***