DUMAI, GORIAU.COM - International Ship and Port Facility Security (ISPD) code, Pelabuhan Pelindo Cabang Dumai dituding tak berfungsi. Hal itu disampaikan oleh sejumlah agen jasa pelabuhan yang tergabung dalam Indonesian National Shipowners Association (INSA) Kota Dumai.

Menurut agen perkapalan, sejumlah fasilitas di Pelabuhan Pelindo Dumai masih tidak layak hal itu diindikasikan dari kurangnya fasilitas penerangan pada tiga dermaga di Pelindo dan fasilitas pengamanan dimana para agen kapal mengeluhkan saat kapal hendak sandar di dermaga.Disamping itu fasilitas keamanan pelabuhan juga menjadi indikasi dimana Pelindo selayaknya tidak berhak mendapat White List dalam program ISPS Code yang berskala pelabuhan Internasional.Sementara terkait keluhan sejumlah agen kepelabuhanan di Kota Dumai, kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai melalui Kasi pengawasan fasilitas dan pelayanan pelabuhan (Wadfas dan Yanpel), Safaruddin, kepada Goriau.com Jumat (13/9/13) mengakui bahwa pihaknya sudah beberapa kali melakukan teguran baik tertulis maupun lisan ketika mendapat keluhan dari para agan kapal dan berdasarkan hasil pantauan dilapangan."Kita sudah beberapa kali menegur kepada menagemen Pelindo, terutama kepada pak Danu, salah seorang meneger mereka," ujar Safaruddin.Ditambahkannya, Pelindo juga sempat melakukan perbaikan setelah mendapat teguran namun akan minimnya kelengkapan fasilitas lainnya mereka belum pernah mendapat laporan secara tertulis dari INSA Dumai, baik dari agen kepelabuhanan lainnya."Silahkan melaporkan secara tertulis kepada pelindo dan tembusan kepada kita, maka akan kita proses," lanjutnya.Sementara Humas Pelindo Dumai, Harlem Purba, saat dikonfirmasi Goriau.com terpisah Jumat (13/9/13) menyebutkan pihaknya selalu melakukan perbaikan dan pembenahan dalam sisi pelayanan dan fasilitas pelabuhan."Kita selalu melakukan perbaikan dan pelayanan serta pengamanan yang maksimal dalam hal yang menyangkut fasilitas baik di daratan maupun dermaga," jelasnya.(egy)