PEKANBARU, GORIAU.COM - Gubernur Riau HM Rusli Zainal harus bersikap terhadap tindak kekersan yang dilakukan oleh pejabat Dinas Kehutanan Provinsi Riau, Said Nurjaya yang telah melakukan penamparan dan menodongkan pistol kepada guru SDN 081 Marpoyan Damai, Nurbaiti. Ketegasan Gubernur Riau akan menjadi tauladan dan contoh bagaimana pejabat menghargai dunia pendidikan khususnya kalangan guru di daerah Melayu yang sangat menjunjung etika dan sopan santun.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Riau, Isjoni yang saat ini sedang berada di Malaka, Malaysia, Rabu (28/11/2012) melalui telepon internasional menghubungi rekan-rekan wartawan untuk menyampaikan pernyataan sikap dan keprihatinannya terhadap ulah pejabat Pemprov Riau tersebut.''Saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam terhadap ulah pejabat Pemprov Riau Said Nurjaya. Ini adalah duka para guru, duka dunia pendidikan Riau. Kita sedih mendengar tindakan semena-mena seorang pejabat yang menampar dan menodongkan pistol ke guru. Kita akan minta Gubernur Riau bersikap. Jika Gubernur bersikap berarti Gubernur memiliki perhatian terhadap dunia pendidikan di Riau, jika tidak, berarti dunia pendidikan belum mendapat tempat di daerah ini,'' ujar Isjoni dengan nada kesal lewat telepon selulernya. Apalagi, tambah Isjoni, tindakan itu dilakan oleh pejabat eselon III yang kini memangku kepercayaan sebagai Kabid Perlindungan Hutan Dinas Kehutanan Riau terhadap seorang guru SD yang tercatat sebagai guru di Guru SDN 081 Marpoyan Damai. Tindakan ini adalah bentuk arogansi seorang pejabat.''Gubernur harus mengambil tindakan tegas sebagai pembinaan terhadap seluruh pejabat di lingkup Pemprov Riau,'' tegasnya. (rdi)