PEKANBARU - Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Riau Kombes Pol Muhammad Zainul Muttaqien (MZ) digugat secara perdata oleh seorang warga bernama Sarmin karena masalah kepemilikan lahan di Kecamatan Siak, Kabupaten Siak.

Gugatan berawal karena di atas lahan yang disengketakan, ada pelang bertuliskan tanah tersebut milik perwira menengah Polri yakni Irwasda lengkap dengan jabatannya. Pekerja di lahan pun tak berani bekerja apalagi menurunkan pelang hingga akhirnya menempuh jalur hukum.

''Lahan itu berada di Kecamatan Siak, luasnya 300 hektare. Lahan itu milik klien kami. Kami tidak tahu kenapa saat ini ada pelang nama milik Kombes Pol MZ Muttaqien. Kami sudah berupaya mengonfirmasi, tapi sejauh ini belum bisa menjumpai petinggi Polda Riau tersebut," ujar Eddy Ramadhan, penasehat hukum Samin, Senin (30/3/2020).

Karena tidak ada jalan keluar, akhirnya Samin melalui kuasa hukumnya melakukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Siak. Gugatan itu terdaftar di Kepaniteraan PN Siak nomor 9/PDT.G/2020/PN.

"Kami masukkan gugatan ke PN Siak tanggal 24 Maret 2020. Jadwal sidang rencana pada 9 April 2020. Karena di sana ada pelang nama Pak MZ Muttaqien yang lengkap dengan pangkat polisi itu, pekerja tidak berani bekerja," katanya.

Sementara itu, Irwasda Polda Riau Kombes MZ Muttaqien yang dikonfirmasi membantah memiliki lahan di Kecamatan Siak, Kabupaten Siak. Dia menyebut telah melaporkan orang yang mencatut namanya.

"Saya tidak punya lahan di sana. Untuk yang mencatut nama saya, sudah saya laporkan ke Polres Siak dengan pasal pencemaran nama baik. Kapolres Siak sudah memanggil beberapa orang yang bersengketa di sana. Info yang kami dapat, di sana ada empat kelompok (bersengketa)," ucapnya.

Sementara itu Panitera PN Siak Togar membenarkan tetang adanya gugatan tersebut. "Iya ada gugatan yang dilakukan Samin," kata Togar. ***