PASIRPANGARAIAN, GORIAU.COM - Ibu Rumah Tangga (IRT), Yarni Wati (18), warga Tambusai Timur, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Riau mngalami pendarahan akibat dikeroyok teman kerjanya. Wanita yang hamil lima bulan ini akhirnya dirawat di di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasir Pangaraian.
Peristiwa itu, terjadi Senin (17/11/2014). Perempuan suku Nias ini dikeroyok teman-teman satu profesinya dengannya di Afdeling X Perkebunan Tamtim PT Torus Ganda. Ironisnya, meski sudah 2 tahun kerja di perusahaan tersebut, hingga kini belum dibekali kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dari PT Torus Ganda.
Di tempat berbeda, Sekretaris Persatuan Keluarga Nias (PKN) Kabupaten Rokan Hulu Fahrin Waruwu, sangat menyayangkan terjadinya tindakan tersebut, tidak itu saja, status korban hingga belum ada jaminan kesehatan di perusaan perkebunan raksasa tersebut.
''Kita minta pihak berwajib dan intansi terkait supaya mengusut tuntas persoalan tersebut, khususnya pada perusahaan PT Torus Ganda, yang kami nilai telah melalaikan kewajibannya terhadap karyawannya,'' ungkap Fahrin Waruwu, Rabu (19/11/2014).
Kapolres Rokan Hulu AKBP Pitoyo Agung Yuwono melalui Kapolsek Tambusai AKP Remil Simamora ketika dikonfirmasi mengaku sudah menerima laporan terkait peristiwa tersebut. ''Kita tengah melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut dan kita sudah menerima laporan tentang itu,'' pungkasnya. (ram)