PEKANBARU - Kapolda Riau, Irjen Zulkarnain, Senin (13/2/2017) siang, resmi melepas ratusan personil Polda yang dikerahkan untuk pengamanan Pilkada di Pekanbaru dan Kabupaten Kampar, 15 Februari 2017 lusa. Pelepasan ini digelar di halaman Mapolda Riau.

Ada 450 personil gabungan termasuk dua peleton Brimob (120 orang) Polda Riau yang dikerahkan membantu pengamanan nanti. Jika ditotal dengan polisi setempat (Polresta Pekanbaru dan Polres Kampar), jumlah kekuatan pengamanan sekitar 1.656 personil.

Dari 1.656 personil gabungan ini, 906 orang diantaranya ditempatkan di Kota Pekanbaru dan sisanya dikirim ke Kampar. Aparat itu ditugasi menjaga TPS hingga proses pemilihan dan penghitungan suara selesai. "Tugas mereka hingga H+2 Pilkada," ungkap Irjen Zulkarnain.

Sementara untuk dua peleton Brimob, satu peleton diposisikan di Pekanbaru dan satu lagi di Kampar. Mereka tugasnya bersiaga bila ada gangguan saat masa pemilihan 15 Februari 2017 lusa. "Sifatnya di-standby-kan, kalau butuh perbantuan kekuatan," lanjutnya.

Kapolda Riau memastikan, hingga H-2 jelang Pilkada serentak dua daerah tersebut, belum ada laporan masuk terkait potensi gangguan Kamtibmas. "Potensi kerawanan belum ada yang menonjol, soal batas wilayah di Lima Desa Kabupaten Kampar juga sudah clear," jawabnya.

Jenderal bintang dua ini juga memastikan, ribuan personilnya ini tidak dipersenjatai. Ia berharap Pilkada serentak tersebut dapat berjalan lancar, dan masyarakat bisa menggunakan hak suaranya untuk memilih kepala daerah dengan sebaik-baiknya.

"Tugas kita adalah mengamankan, agar pesta demokrasi ini berjalan kondusif, aman dan lancar. Kita minta masyarakat hingga Paslon dapat sama-sama menjaga situasi Kamtibmas," pungkasnya diwawancarai GoRiau.com (GoNews Group), usai Apel.

Pelepasan ratusan personil tersebut secara simbolis diserahkan oleh Kapolda Riau kepada Kabag Ops di masing-masing Polres/ta, yakni Pekanbaru dan Kabupaten Kampar.***