PEKANBARU, GORIAU.COM - Plt Ketua Umum KONI Riau, Yuherman Yusuf menjelaskan terkait sisa anggaran yang cukup besar sepanjang periode kepengurusannya sejak 2009-2013 sebagian besar didapat dari pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII 2012.

Pelaksanaan yang dimaksud terhitung sejak persiapan Kontingen Riau hingga pertandingan iven empat tahunan tersebut. "Sebagian besar dari anggaran tersebut merupakan sisa dari persiapan hingga pertandingan Kontingen Riau di PON XVIII," kata Yuherman.

Kenapa bersisa hingga lebih dari Rp20 miliar? Dijelaskan Yuherman, salah satunya karena usulan anggaran besar yang diusulkan KONI Riau untuk pemberian bonus kepada atlet dan pelatih berprestasi tidak terpakai seluruhnya.

"Target prestasi yang cukup tinggi dicanangkan Riau sebagai tuan rumah waktu PON lalu tidak tercapai seluruhnya, jadi anggaran yang kita usulkan tersebut tidak terpakai seluruhnya," jelas Yuherman.

Dimana Riau menargetkan masuk tiga besar pada iven terbesar tanah air tersebut. Namun dalam penyelesaiannya, Kontingen Riau hanya berada di peringkat keenam. Secara keseluruhan, hasil tersebut prestasi yang ditorehkan Riau bisa dikatakan luar biasa.

Terdapat lebih kurang Rp20 miliar atau tepatnya Rp20.239.818.845 tersisa di anggaran hibah KONI Riau dari pemerintah provinsi. Nominal tersebut merupakan hasil verifikasi pengeluaran/pertanggungjawaban keuangan dari total anggaran sebesar Rp55.458.833.830.(tri)