TELUKKUANTAN - Di Indonesia, belum ada daerah pemekaran yang tumbang dan kembali bergabung dengan daerah induk. Bahkan, daerah pemekaran bisa setara bahkan lebih maju dari daerah induk.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi A DPRD Kuansing, Musliadi, SAg yang tengah genjar menyuarakan aspirasi masyarakat enam kecamatan di bagian hilir.

"Artinya, pemekaran selalu menimbulkan hal positif untuk semua aspek kehidupan masyarakat dan daerah otonom baru tersebut," ujar Musliadi kepada GoRiau.com, Selasa (29/3/2016) siang di Telukkuantan.

Dikatakan Musliadi, sangat banyak keuntungan dengan adanya pemekaran daerah bagian hilir dari Kuansing tersebut. Selain memangkas jarak birokrasi, juga menimbulkan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

"Lapangan pekerjaan akan bermunculan, baik yang bekerja di instansi pemerintahan maupun di swasta nantinya," ujar Musliadi.

Karena itu, seluruh tokoh-tokoh masyarakat di bagian hilir dimana pun berada, lanjut dia, sangat mendukung gerakan pemekaran ini. Untuk mendapatkan dukungan tersebut, dirinya telah melakukan safari ke beberapa tokoh masyarakat.

"Mereka sangat mendukung, sebab daerah otonomi baru merupakan sebuah harapan baru," ujar Musliadi.

Untuk pemekaran ini, lanjut dia, bukanlah pekerjaan mudah dan butuh waktu bertahun-tahu. Karena itu, harus dilakukan secara bersama-sama agar tujuan bersama ini tercapai. "Ini demi masyarakat."

"Wacana ini sudah ada sejak lama, namun sekarang mencuat lagi. Bukan karena kalah Pilkada lalu, tidak. Salah besar itu. Ini demi masyarakat," ulas Musliadi.

Ia mengaku tidak ambil pusing dengan berbagai cibiran dari orang-orang yang tidak menghendaki adanya pemekaran. "Ada apa dengan mereka?"

"Mungkin mereka memiliki kepentingan pribadi, makanya berusaha untuk menghalangi pemekaran. Harus diingat, pemekaran untuk kepentingan masyarakat," tegas Musliadi.

Untuk itu, ia berharap pihak-pihak tertentu jangan alergi dengan pemekaran. Sebab, Kuansing yang ada saat ini juga diragukan oleh sebagian orang. "Buktinya sekarang, Kuansing bisa setara dengan kabupaten kota lainnya di Riau."

"Jadi, jangan alergi dengan pemekaran. Sebab, banyak keuntungan yang akan dirasakan oleh masyarakat setempat," pungkas Musliadi.***