SELATPANJANG – Sopandi merupakan salah seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti terpilih periode 2024-2029. Pria asal Desa Bokor Kecamatan Rangsang Barat ini lebih memilih tinggal di kampung halamannya.

Pria kelahiran Bokor, 27 Agustus 1979 ini merupakan daerah pemilihan atau dapil II yakni Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir. Dengan tinggal di tanah kelahirannya, Sopandi selalu mendengar keluhan masyarakat dan langsung melakukan aksi nyata di lapangan, mulai dari persoalan listrik, orang sakit, orang melahirkan, masyarakat yang butuh ambulance, rumah terbakar, masalah administrasi kependudukan, masalah jalan, jembatan rusak, sampai masalah orang minta urus surat cerai pun diladeninya.

"Ini memang janji saya kepada masyarakat kalau saya jadi Anggota DPRD saya tetap tinggal di kampung dan melayani langsung masyarakat, karena saya betah tinggal di kampung dan berinteraksi langsung dengan masyarakat," ungkap Sopandi saat berbincang-bincang dengan GoRiau.com, Jumat (6/9/2024).

Dijelaskan Sopandi, memang jarak antara kantor DPRD dan rumahnya lumayan jauh dan harus memakai transportasi laut untuk menyeberang, namun itu semua tidak menghalangi suami dari Wismadia ini untuk tetap tinggal di kampung bersama masyarakatnya.

"Hal ini saya lakukan agar masalah masyarakat langsung saya dengar, karena tentu lebih mudah dan cepat mengadu ke saya," ucap Ayah dari Ricva Ahmad Al Ghazaly dan Riviera Sefa Ananda itu.

Dibeberkannya pula, bukan saja tinggal di kampung, meskipun ada perjalanan dinas keluar daerah, namun jika ada masyarakat yang menelpon dan butuh pertolongan, pria lulusan Fakultas FISIP Universitas Riau ini pun siap menerima keluhan dan langsung menyingkapinya.

"Walaupun sedang istirahat, memang setiap mau tidur smartphone saya senantiasa berada di dekat tempat tidur saya, agar informasi masyarakat selalu ditanggapi dengan cepat," imbuh Sopandi.

Bagi Sopandi berada di tengah masyarakat apalagi tinggal bersama masyarakat adalah kepuasan batiniah yang tidak bisa disamakan dengan apapun.

"Iya tidak bisa disamakan dengan apapun karena punya kepuasan tersendiri. Karena tujuan saya menjadi dewan bukan mengejar kursi empuk, tapi bagaimana bisa memperjuangkan aspirasi dan membantu masyarakat," ucap Sopandi yang saat ini menjabat Sekretaris DPD PAN dan juga menjabat Ketua Komisi III sekaligus Ketua Fraksi PAN DPRD Kepulauan Meranti.

Sopandi sosok yang dikenal sebagai pegiat seni di Kepulauan Meranti. Sebelumnya malang melintang melalui seni bersama Sanggar Bathin Galang mempromosikan daerah hingga ke negara tetangga. Banyak event yang telah digelar bersama Sanggar Bathin Galang, salah satunya Festival Sungai Bokor.

Sopandi juga berkontribusi besar mengantarkan event Lari di Atas Tual Sagu meraih rekor MURI pada tahun 2015. Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) itu sempat ikut Pileg 2019, namun kandas karena perolehan suaranya beda tipis dari caleg lain. Namun ia akhirnya dilantik sebagai anggota dewan pada 2020 lalu untuk pergantian antar waktu (PAW) M. Khozin yang maju di Pilkada Kepulauan Meranti.

Pada Pileg di Pemilu 2024 ini, Sopandi kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat dengan meraup suara 1.693 di Dapil II mewakili Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir, dan suara terbanyak kedua setelah Fauzi Hasan di Partai Amanat Nasional, di tingkat Anggota DPRD terpilih Sopandi berada peringkat delapan diantara 30 orang sesuai data KPU Kepulauan Meranti. ***