PEKANBARU - Ali Syahbana-Kander Damanik siap meramaikan bursa Pemilihan Walikota (Pilwako) Pekanbaru 2017. Jika terwujud, ini calon independen pertama yang sudah mendeklarasikan diri.

Didampingi Kander, Ali Syahbana kepada wartawan mengatakan, Ia berani maju sebagai Bakal Calon Walikota Pekanbaru setelah mengantongi dukungan yang cukup besar dari keluarga masyarakat Batak di Pekanbaru.

"Pekanbaru sendiri sebagaimana diketahui terdiri dari banyak suku, salah satunya masyarakat Batak. Alhamdulillah mereka memberi dukungan kepada saya, saat ini sudah terkumpul 63 ribu KTP. Syarat calon perseorangan butuh 49.500 KTP, jadi sudah melebihi syarat," kata Ali Syahbana, Sabtu (19/3/2016).

Ali yang lahir di Pekanbaru, 21 Juli 1977 menyebutkan, sebagai putra daerah, dirinya merasa terpanggil untuk membangun Kota Pekanbaru kedepan. Menurut dia, sebagai kota yang maju, Pekanbaru masih banyak yang harus dibenahi.

"Terutama pendapatan daerah, masih banyak sektor pendapatan yang belum terkelola baik itu pasar, pelabuhan dan parkir. Jika pendapatan kita meningkat, tentu sangat mudah membangun kesejahteraan," sambungnya.

Kemudian, keberagaman suku dan budaya juga menjadi catatan penting untuk mempersatukan masyarakat Pekanbaru. "Pak Kander ini beda keyakinan sama saya, tapi perbedaan itu harus dicari persamaan. Karena itu, itu tekad kami nantinya," ulas Ketua Forum Pemuda Rumbai Bersatu ini.

Sementara itu, Kander Damanik menjelaskan, keyakinannya berpasangan dengan Ali Syahbana karena secara pribadi telah mengenal sosok pegawai negeri sipil yang bertugas di Siak itu. "Dia visioner, muda, jujur dan taat beragama," jelas Ketua Lembaga Musyawarah Batak Kecamatan Rumbai-Rumbai Pesisir tersebut.***