
LIRIK, GORIAU.COM - Bantuan sapi yang digulirkan pemerintah ke Desa Redang Seko, Kecamatan Lirik Kabupaten Indragiri Hulu, delapan tahun lalu, tepatnya tahun 2005, ternyata sekarang tidak ada. Sapi entah lari kemana, yang jelas di desa itu, sapi-sapi bantuan tersebut sudah tidak ada di desa itu.
Rencana awalnya, sapi bantuan tersebut akan dijadikan modal bergulir bagi peternak di daerah itu. Jika sapi sudah melahirkan, maka modal dasarnya berupa sapi, akan digulirkan untuk petani lainnya. Sayangnya, sejak sapi bantuan itu hadir di kampung itu, petani yang belum mendapatkan guliran sapi, hingga kini belum juga menerima. JIka delapan tahun dipelihara, seharusnya sapi-sapi itu sudah beberapa kali beranak dan peternak awal sudah menyerahkan kepada kelompok untuk diberikan ke peternak lainnya.
''Sayangnya, sampai sekarang kami belum penah mendapatkan bantuan sapi itu, baik dari kelompok maupun dari peternak pertana yang sudah menikmati hasilnya. Dan anehnya, sapi bantuan pemerintah tersebut sampai sekarang tidak ada di sini. Sapinya sudah lari dari kampung kami,'' ujar salah seorang warga Redang Seko yang enggan disebut namanya kepada GoRiau.com.
Diceritakannya, bantuan sapi tersebut dulunya diberikan oleh Pemkab Indragiri Hulu melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan). Tujuannya untuk meningkatan ekonomi warga, namun karena keterbatasan, tidak semua anggota kelompok yang mendapatkannya, awalnya akan digulirkan kepada peternak lainnya jika sudah menghasilkan.
''Sekarang sudah delapan tahun berlalu, sapi sudah tidak ada, petani yang belum mendapatkan pun tak pernah menerima bantuan sapi tersebut,'' kesalnya.
Dikatakan, saat itu, saat itu, kelompok tani dipimpin oleh kades yang saat ini menjabat. Dan sapi sudah disalurkan kepada peternak gelombang pertama, namun entah mengapa, saat ini bantuan itu raib entah kemana. Jangankan untuk mendapatkan giliran, sapi yang diharap menjadi induk itupun sudah tidak ada di kampung itu.
Sehubungan dengan hal ini ketua kelompok Bapak Ngadino yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Mekar Sari saat dikonfirmasi melalui selulernya dengan nomor 0812 6878 xxxx sedang tidak aktif, via sms tidak ada jawaban sehingga tidak berhasil diperoleh keterangan. (aun)