
PEKANBARU - Panggung politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Pekanbaru semakin seru. Setelah pasangan Ramli Walid-Irvan Herman dan petahana Firdaus-Ayat Cahyadi. Satu pasang lagi petarung siap turun gunung untuk memperebutkan perolehan suara hati masyarakat Kota Bertuah.
Pasangan Bakal Calon Walikota/Walikota Pekanbaru Dastrayani Bibra-Said Usman Abdullah sudah hampir dipastikan melenggang melalui kekuatan koalisi PDIP-PPP. Ketua DPC PDIP Kota Pekanbaru, Robin Hutagalung memastikan, SK dari DPP PDIP untuk pasangan Dastrayani Bibra-Said Usman.
"SK sudah ditandatangani Buk Megawati. Saya lagi di Jakarta, dan SK juga sudah di tangan saya," kata Robin Hutagalung, Senin (19/9/2016) malam.
Dilanjutkan Robin, sesuai perintah DPP PDI Perjuangan, pasangan ini akan didaftarkan ke KPU Pekanbaru pada hari pertama pembukaan yakni 21 September 2016.
Terkait kabar tersebut, Ketua Bappilu dan Pemilukada DPD PDIP Riau Zukri Misran juga membenarkannya. Ia mengatakan, SK itu sebenarnya sudah ditandatangani Sekjend DPP PDIP Hasto Kristiyanto sejak kemarin.
"Info yang aku dapat, kemarin malam SK itu sudah diteken Sekjen. Hanya kemarin menunggu bu Ketum Megawati pulang dari Bali. Besok sudah keluar dan akan diumumkan serentak (seluruh Indonesia) oleh DPP," ujar Zukri.
Keputusan ini semakin memperjelas posisi PDIP di Pemilukada Kota Pekanbaru. Karena sebelumnya sempat tersiar kabar perahu banteng tersebut akan berlabuh ke calon petahana Firdaus-Ayat Cahyadi. Kemudian muncul pula nama pasangan Dwi Agus Sumarno-Said Usman Abdullah, dan Dwi Agus Sumarno-David Chalik.
Melihat peta politik yang mulai mengerucut, pasangan Dastrayani atau akran disapa Bang Ide dengan Said Usman bisa jadi kuda hitam pertarungan. Terlebih pasangan ini punya kelebihan tersendiri dan saling melengkapi. Di mana Ide merupakan pentolan birokrat yang berpuluh tahun mengabdi di pemerintahan Kota Pekanbaru akan berduet dengan Said Usman notabene anggota DPRD Kota Pekanbaru dua periode. ***