
PEKANBARU, GORIAU.COM - Mantan Ketua DPD I Partai Golkar Riau, Indra M Adnan sudah tak menaruh minat untuk berlayar bersama Golkar di Pemilihan Gubernur Riau 2013. Tak menyandang jabatan sebagai Ketua Golkar, justru membuat Indra merasa plong dalam melakukan gerakan politik.
"Saya tak ingin lagi mengejar perahu Golkar untuk maju di Pilgubri mendatang, walau berdasarkan hasil survei yang dilakukan Golkar, nama saya dan Herman Abdullah berada di posisi teratas yang dikendaki masyarakat,'' kata Indra di Pekanbaru, Minggu (11/11/2012).
Dikatakan Indra, dalam menentukan calon gubernur, yang menjadi pertimbangan utama bagi Partai Golkar adalah hasil survei. Posisi ketua Golkar tidak menjamin akan mendapatkan perahu Golkar untuk berlayar di Pilgubri mendatang.
Dilanjutkannya, dengan modal survei itu, bisa saja dirinya mendapatkan perahu Golkar. Tapi itu tidak akan dilakukannya.
Saat ditanya apakah keengganannya ini karena dirinya merasa dizalimi oleh Golkar akibat pemecatan dari ketua Golkar Riau, ia tak mau berkomentar banyak. ''Soal saya dizalimi, itu terserah masyarakat yang menilai,'' katanya.
Namun Indra mengatakan, selama dirinya menjadi Ketua Golkar, dirinya sudah mengerahkan daya dan upaya untuk menjalankan roda organisasi partai kuning ini.
"Secara organisasi, saya sudah jalankan tugas-tugas partai. Namun meskipun sudah menjalankan tugas partai, saya tetap diberhentikan," katanya seraya mengatakan soal hasil kerja itu baik dan buruk diserahkannya kepada takdir yang Kuasa.
''Tapi saya saat ini merasa plong saja sekarang. Dan saya bisa melakukan gerakan-gerakan politik tanpa harus banyak pertimbangan dengan tanggungjawab saya sebagai ketua partai,'' tegasnya. (anf)