PEKANBARU, GORIAU.COM - Isu terlibat narkoba dan berisitri lebih dari satu terus bergulir terhadap salah satu kandidat bakal calon Gubernur Riau Indra Muchlis Adnan. Konon isu ini, juga pernah dimainkan untuk menggulingkan Indra sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Riau. Namun Indra mengaku tidak menaruh dendam terhadap ''politik kotor'' yang digunakan untuk dirinya.

''Silahkan tembak saya, kalau terbukti saya pernah ditangkap polisi dalam kasus narkoba di Batam atau Karimun. Atau kalau saya terbukti punya istri lebih dari satu orang,'' tegas Indra kepada wartawan, Minggu (11/11/2012).

Indra mempersilahkan kepada siapa pun untuk membuktikan kebenaran isu-isu yang ditujukan kepadanya selama ini. ''Silahkan kepada siapa pun untuk mendatangi ke kantor polisi Batam atau Karimun dan menanyakan kebenaran tentang saya. Apa benar saya pernah ditahan karena kasus narkoba disana,'' tantang Indra.

Dan anehnya, tambah Indra, selain isu narkoba, isu lainnya menyangkut pribadi pun digunakan untuk menghancurkan karir politiknya. ''Saya dengar banyak orang mempertanyakan apa benar saya beristri lebih dari satu, karena itu itu sudah menyebar. Saya heran kenapa isu ini yang dimainkan. Padahal istri saya cuma satu. Saya tak punya istri lagi baik itu nikah resmi atau siri,'' ungkap Indra heran dengan isu yang dimainkan pihak-pihak lain untuk dirinya yang sudah keluar dari masalah dan persoalan politik.

Pilgubri 2013

Pada kesempatan itu Bupati Indragiri Hilir ini mengaku dirinya tetap akan maju di Pilgubri mendatang. Mantan Ketua Golkar Riau DR Indra Muchlis Adnan, mengaku telah menjalin hubungan politik dengan beberapa figur yang digadang-gadangkan maju di Pilgubri mendatang. Saat ini, Indra upati sudah membangun komitmen dengan Ketua Partai Demokrat Rohul Achmad dan juga sudah menjajaki untuk membangun komunikasi politik dengan mantan Walikota Pekanbaru, Herman Abdullah.

Dikatakan Indra, dengan Achmad yang kini lagi gencar-gencarnya mensosialisasikan diri untuk maju di Pilgubri, sudah terbangun komitmen politik. Kalau Achmad berhasil mendapatkan perahu untuk maju di Pilgubri sedangkan Indra tak dapat perahu, maka Indra menyatakan bersedia menjadi calon wakil gubernur dan berpasangan dengan Achmad. Begitu juga sebaliknya. Apabila Indra yang mendapatkan perahu politik untuk maju di Pilgubri, sedangkan Achmad tak dapat, maka Achmad menyatakan siap untuk menjadi calon wakil gubernur berpasangan dengan Indra.

''Dan komitmen ini sudah lama kita bincangkan. Namun itu semua nantinya tergantung dinamika politik yang terjadi menjelang Pilgubri ini,'' jelasnya. (anf)