SELATPANJANG, GORIAU.COM - Tingginya permintaan tiket pulang dari Selatpanjang ke Daerah lain pada perayaan Imlek ini mengharuskan penambahan armada kapal. Kalau biasanya tujuan Selatpanjang-Batam hanya 5 kapal setiap hari terpaksa ditambahkan 3 kapal ferry lagi, sementara Selatpanjang-Buton akan ditambah 2 kapal lagi.

"Jika biasanya hanya 5 kapal setiap harinya untuk ke Batam, maka kita akan tambah 3 kapal fery lagi. Untuk ke Pekanbaru juga akan dilakukan penambahan sebanyak 2 kapal khusus ke Tanjung Buton," kata Usman selaku Kepala Administrasi Pelabuhan (Adpel) Selatpanjang, Rabu (22/1/2014) kemarin kepada wartawan.

Ditambahlan Usman lagi, penambahan armada kapal ini guna menjamin masyarakat yang akan merayakan imlek di Kota Selatpanjang, khsusnya masalah transportasi yang akan memulangkan masyarakat dari luar wilayah Kepulauan Meranti.

Penambahan armada tersebut kata Usman diakibatkan tiket untuk kepulangan dari Selatpanjang ke berbagai daerah, seperti Batam, dan pekenbaru sudah penuh. Khususnya pada tanggal 5,6 dan 7 Fabruari nanti.

"Sudah ludes tiket untuk tanggal 5 sampai 7 februari. Bahkan orang yang pesan tiket saja belum sampai ke Selatpanjang," tambahnya.

Penambahan itu dimulai dari tanggal 5 sampai 8 februari nanti yang menjadi jadwal kepulangan masyarakat luar Meranti yang merayakan imlek di Selatpanjang.

Kalau kedatangan, Usman mengaku bukan menjadi kewenangannya. Sebab kewenangan itu ada di tempat keberangkatan kapal. Namun biasanya, baik kebarangkatan dari Batam dan Pekanbaru akan melakukan penambahan Armada sesuai dengan kebutuhan penumpang sendiri.

"Biasanya dari Batam dan Pekanbaru juga akan menambah Kapal. Hal itu akan tampak dari tingginya permintaan penumpang yang ingin datang ke Selatpanjang. Kalau soal kepulangan dari Selatpanjang akan kita jamin," sebutnya.

Walaupun demikian, untuk menjamin keselamatan penumpang nantinya, Kepala Adpel Selatpanjang tersebut akan terus berkoordinasi dengan kapten Kapal. Sehingga keselamatan penumpang bisa terjamin.

"Kita terus memonitor dari Selatpanjang keberangkatan Kapal-kapal ini. Kita juga mengingatkan agar dapat berkoordinasi di pos-pos di sejumlah pulau. Sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan bisa diatasi dengan cepat," tuturnya.(zal)