
PEKANBARU, GORIAU.COM - Setelah bermain imbang dengan Bina Bakat FC, PS Kampar kembali menoreh hasil yang sama pada laga terakhirnya menghadapi PS Dumai Jaya, Selasa (10/12/2013) malam, di Stadion Tuanku Tambusai, Kampar, Riau pada penyisihan Grup I Divisi III Liga Amatir PSSI wilayah Sumbagut.
Hasil tersebut membuat harapan PS Kampar untuk keluar sebagai juara grup cukup tipis, mengingat pesaing terberatnya, Bina Bakat FC Pekanbaru berada dalam level puncak. Saat ini PS Kampar memang memuncaki klasemen grup sementara. Namun peluang Bina Bakat FC lebih besar.
Saat ini PS Kampar telah mengantongi delapan poin dari tiga partai yang telah dijalani. Sementara Bina Bakat FC baru mengoleksi tujuh poin dengan satu partai sisa. Namun jika diprediksi, peluang Bina Bakat FC pada partai terakhirnya menghadapi Persikota Sungai Penuh (Jambi) lebih besar.
Di atas kertas, Bina Bakat masih di atas Persikota yang secara fakta belum pernah merengkuh hasil positif sejak laga perdananya. "Peluang kita cukup tipis, apalagi Bina Bakat lebih diunggulkan selisih gol jika hanya bermain imbang," terang Pelatih PS Kampar, Nazaruddin kepada GoRiau.com, Rabu (11/12/2013).
Pada partai terakhirnya melawan PS Dumai Jaya, Rendi Saputra cs hanya mampu bermain 0-0, meski menguasai lebih pertandingan, namun hasil tersebut tidak memberikan harapan besar bagi PS Kampar untuk lolos sebagai juara grup.
"Ada beberapa keputusan wasit yang cukup merugikan kita, namun itulah pertandingan. Dimana tim kuat tidak selamanya berada dalam level puncak, bahkan anda bisa dihantui dengan rekor yang sudah anda raih itu," tutur Nazaruddin melalui selularnya.
Sementara itu, faktor kelelahan diakui Nazaruddin cukup menyusahkan pemain dalam mengembangkan teknik dan skill mereka. "Sore (kemarin, red) kita sudah habis-habisan bermain melawan Bina Bakat FC, kemudian malamnya kita harus menghabiskan sisa tenaga yang ada untuk mencapai hasil terbaik melawan PS Dumai Jaya, namun inilah hasil maksimal yang bisa dihasilkan," pungkas Nazaruddin.
Sementara itu, Ketua Umum PS Kampar, Zulkifli H cukup kecewa dengan hasil ini. Namun dirinya tetap mengapresiasi hasil maksimal yang sudah direngkuh para pemain. "Mereka (pemain, red) sudah berusaha dengan keras, apa yang mereka hasilkan hingga ke level ini adalah usaha terbaik yang sudah mereka berikan," Zulkifli.(tri)