
BENGKALIS, GORIAU.COM-Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) tahun buku 2014 dan RUPS Luar Biasa (LB) Bank Riau Kepri tahun 2015 di Harmoni Hotel, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (22/4/2015).
Dari Batam Kabag Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri menjelaskan, kegiatan RUPS tahun buku 2014 dan RUPS LB Bank Riau Kepri tahun 2015 ini, juga dihadiri Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman dan Gubernur Kepulauan Riau, Muhammad Sani, Dewan Komisaris, seluruh Bupati/Walikota se-Provinsi Riau dan Kepri selaku pemegang saham.
Menurut informasi yang diterima dari penyelenggara, Johan mengatakan, agenda RUPS tahun buku 2014 memang membahas tentang kondisi dan laporan keuangan. Sedangkan RUPS LB Bank Riau Kepri 2015 diselenggarakan merupakan agenda pemilihan pengurus (diantaranya Direktur Utama dan Komisaris Utama).
Bupati Bengkalis mengatakan, bagi Kabupaten Bengkalis bank yang sahamnya juga dimiliki kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau dan Kepri, telah memberikan kontribusi positif dalam pembangunan di kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini.
Meskipun demikian, Herliyan berharap Bank Riau Kepri terus meningkatkan perannya dalam upaya memajukan pembangunan sektor ekonomi. Lebih-lebih pada era seperti sekarang ini dimana persaingan dunia perbankan ini sangat ketat.
Untuk itu, sambung Herliyan, Bank Riau Kepri dituntut terus berpacu dalam menghasilkan produk-produk unggulan dan meningkatkan layanan. Begitu juga jumlah tempat pelayanan.
''Kompetisi dunia perbankan sangat berat. Bukan saja antar sesama bank di dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri. Sebagai salah satu pemegang saham, saya berharap Bank Riau Kepri harus mampu bersaing dan tetap eksis di tengah ketat kompetisi tersebut,'' ungkap Herliyan Saleh, seperti disampaikan Johan.
Herliyan juga berharap, Bank Riau Kepri mengingkatkan program penyaluran modal bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di daerah ini. Memberikan kemudahan dalam pinjaman modal dengan bunga rendah dan prosedur yang cepat.Hal ini diperlukan, sambungnya lagi, selain sebagai bentuk kepedulian, kepada UMKM, juga dibutuhkan untuk mendorong percepatan dan peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat, daerah dan bahkan juga nasional. (ail)