TAPUNG - Dukungan dari berbagai paguyuban di Kabupaten Kampar untuk pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar nomor urut 1 Muhammad Amin-Muhammad Saleh semakin bertambah. Senin (31/10/2016) Ikatan Keluarga Marga Zendrato Kampar Riau (IKMAZ) Kabupaten Kampar telah mengajukan Struktur Tim Relawan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar Muhammad Amin-Muhammad Saleh.

Penyerahan sekitar seratus nama yang akan berjuang sebagai Tim Relawan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar Muhammad Amin-Muhammad Saleh dari IKMAZ dilakukan Ketua IKMAZ Kabupaten Kampar Suhardi Zendrato kepada Calon Bupati Kampar Muhammad Amin di rumah kediaman Muhammad Amin di Jalan Kertama, Pekanbaru.

Sebelum menyerahkan daftar nama tim relawan dari IKMAZ, beberapa hari yang lalu Calon Bupati Kampar Muhammad Amin juga telah menggelar silaturahmi dengan ratusan warga Kampar asal Nias di Desa Sukaramai, Kecamatan Tapung Hulu. Ratusan orang perwakilan warga Nias se-Tapung Raya menyatakan tekad siap memenangkan Muhammad Amin-Muhammad Saleh dengan membawa gerbong warga Kampar asal Nias yang berjumlah sekira 16 ribu orang untuk mencoblos pemimpin baru harapan baru tersebut 15 Februari 2017 mendatang.

Suhardi Zendrato dalam pertemuan dengan Muhammad Amin menyampaikan bahwa saat ini banyak warga Kampar asal Nias yang hidup menderita akibat sulitnya kehidupan. ''Ada yang bahkan bergaji Rp 12 ribu/hari. Kami warga Nias juga susah mendapatkan KTP. Selalu mereka beralasan belum ada blangko Ada anak sekolah, mau kuliah terkendala karena orang tuanya tak memiliki KTP,'' ucapnya.

Suhardi yang juga tokoh asal Nias di Riau itu menambahkan, selama dua puluh tahun dia hidup di Tapung Hulu belum pernah melihat ada Calon Bupati Kampar yang rendah hati seperti Muhammad Amin yang bisa ditemui di mana saja dan kapan saja dan duduk dengan masyarakat di mana saja.

"Pertama saya jumpa dengan beliau (Muhammad Amin red) di warung di pinggir jalan di Pasar Suram. Luar biasa, dia seorang calon pemimpin yang merakyat," beber Suhardi.

Dia berharap, jika Amin ditakdirkan menjadi Bupati Kampar maka warga Nias berharap masih bersikap rendah hati, mau duduk di kaki lima. "Hendaknya masih mau duduk mendengar keluhan kami," ucapnya.

Dia melihat Amin adalah sosok yang cinta kepada seluruh masyarakat Kampar tanpa membedakan suku, agama dan ras.

Pernyataan sikap mendukung Amin-Saleh juga disampaikan Ketua DPC Organisasi Nias Utara (Onur) Kampar -Riau Setia Gea. Di samping itu Setia mengungkapkan berbagai persoalan yang terus dihadapi warga asal Nias seperti sulitnya lapangan kerja dan mengurus KTP serta dokumen kependudukan yang lain.

BACA JUGA:

. Ribuan Barisan Muda Amin-Saleh Siap Bergerak Menangkan Pilkada Kampar 2017

. Dapat Nomor Urut 1, Ini Maknanya Menurut Muhammad Amin

Terkait dukungan yang diberikan warga Kampar asal Nias khususnya dari IKMAZ, Calon Bupati Kampar nomor urut 1 Muhammad Amin menyampaikan, Kampar kedepan harus dijalankan dalam bingkai persatuan dan kesatuan, tidak membeda-bedakan suku dan tak membeda-bedakan agama lagi.

"Semua yang hidup di negeri ini berhak hidup sejahtera, berhak hidup merdeka," tegas Amin.

Apa yang disampaikan warga asal Nias kata Amin adalah salah satu bentuk keprihatinannya. "Saya sudah berkeliling ke mana-mana.Sebetulnya kehidupan saya sudah cukup, anak saya sudah bisa sekolah, namun banyak permasalahan yang saya temui, untuk itulah saya memutuskan maju menjadi Calon Bupati Kampar," beber pria yang juga ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Kampar itu.

"Kita bertekad bagaimana anak kita bisa sekolah bisa bekerja. Dunia industri harus dibuka. Peluang kerja harus dibuka. Perusahaan banyak tapi susah masuk kerja. Biar masyarakat kita rata kehidupannya. Yang satu gajinya Rp 5 juta dan yang lainnya Rp 12 ribu, itukan masalah serius," tegas Amin. ***