
BENGKALIS, GORIAU.COM -Pemasangan jaringan hotspot untuk mengakses internet gratis di Taman Air Mancur Bengkalis, Riau ternyata tidak lancar. Jaringan justru sering ngadat ketimbang stabil. Padahal di kawasan itu sudah ada banner besar yang menunjukkan hotspot internet dengan kecepatan tinggi.
Warga yang sudah beberapa kali mencoba menggunakan jaringan internet di daerah ii ternyata kecewa. Iklan banner tersebut ternyata tidak sesuai dengan kondisi yang ada. Jaringan internet sering putus dan sinyalnya sangat lemah.
''Begitu saya baca banner hotspot di gazebo Taman Air Mancur, saya merasa senang karena saya bisa akses internet secara gratis dan dengan kecepatan tinggi. Ternyata banner tersebut hanya akal-akalan saja,'' ujar salah seorang warga, Agussalim, Minggu (1/10/2012).
Instansi terkait hendaknya benar-benar memperhatikan hotspot di taman tersebut, karena umumnya, banyak masyarakat yang melepas lelah di taman tersebut cukup familiar dengan hotspot. Tidak sedikit pula orang dari luar yang datang dan mereka umumnya memanfaatkan sarana internet untuk berinteraksi sosial maupun untuk kebutuhan lainnya.
''Kalau ternyata hotspot di taman hanya sekedar nama ya lebih baik banner tersebut dibuang saja. Malu sama orang luar,'' kata Agus lagi.
Kepala Bagian PDE Setdakab Bengkalis H Fachruddin R Nur ketika dihubungi membantah kalau hotspot yang ada di taman air mancur dikelola Pemkab. Menurut dia, awalnya memang Pemkab yang akan memasang satu hotspot di sana, tapi dalam perkembangannya dibatalkan.
''Saya tidak tahu persis persoalan ini, coba tanyakan langsung ke PPTK Kegiatan, Pak Deni Sofyar,'' ujarnya.
PPTK Kegiatan, Deni Sofyar ketika dihubungi membenarkan bahwa hotspot yang ada di taman air mancur tidak berada di bawah pengelolaan Pemkab. Hotspot tersebut merupakan proyek pusat yang sampai saat ini belum jelas bentuk pengelolaannya. ''Yang pasti sampai detik ini bukan kita pengelolanya,'' kata Deni.
Mantan Kasubag Pemberitaan Bagian Humas ini mengatakan, awalnya memang Pemkab akan memasang satu hotpot di sana, tapi karena berbenturan dengan proyek pusat, maka niat tersebut diurungkan. Tahun ini Pemkab hanya memasang hotspot di lima titik yang telah ditentukan yaitu di seputar rumah dinas Bupati dan Wakil Bupati, di kawasan Perkantoran Jalan Pertanian, Politeknik Bengkalis, Stasiun Radio Pemerintah Daerah (RPD) dan terakhir di Kantor Bupati.
''Untuk di taman kita akan bicarakan lagi dalam rapat nantinya. Siapa penangungjawabnya dan bagaimana bentuk pengelolaanya. Kalau memang tidak memungkinkan, maka bisa saja kita minta hotspot di sana dihentikan dan kita pasang hotspot langsung oleh PDE,'' ujar Deni. (jfk)